Berita

Rakernas Projo 2017 dihadiri Presiden Jokowi/net

Politik

Ini Kepentingan Relawan Jokowi Dalam Konflik Golkar

SABTU, 02 DESEMBER 2017 | 11:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kelompok relawan Pro Jokowi alias Projo meminta Partai Golkar menyelesaikan persoalan internalnya secepat mungkin agar tidak merusak stabilitas politik nasional.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Projo, Budianto Tarigan, dalam diskusi "Mencari Sosok Masa Depan Golkar" di Cikini, Jakarta, Sabtu (2/12).

Menurutnya, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sangat berkepentingan menciptakan stabilitas politik nasional agar pemerintah dapat lebih mudah menepati janji-janji kampanye, terutama Nawacita.


Karena itu, Projo juga memiliki kepentingan supaya Golkar lebih cepat menangani persoalan internalnya.

"Secara hukum dan organisasi, Projo tidak ikut campur urusan Golkar. Tapi karena Jokowi adalah presiden dan kepala pemerintahan, apa yang terjadi di Golkar langsung tak langsung bersinggungan terhadap stabilitas politik nasional," kata Budianto.

Ia berpendapat Jokowi sebenarnya tidak mau ditarik-tarik terlalu jauh ke dalam pusaran konflik Golkar. Tetapi, karena Presiden Jokowi memiliki magnet politik maka wajar para petinggi Golkar meminta pandangan dari "kacamata" Jokowi.

"Secara hormat dan respek, kami berharap Golkar menyelesaikan segala konflik internalnya agar stabilitas terjadi dan bagaimanapun Golkar adalah bagian dari koalisi besar pendukung pemerintah," ucapnya.

Budianto juga mengakui konflik yang terjadi di tubuh Golkar pasti sangat berdampak pada kondisi politik nasional. Karena itu, ia berharap Golkar dapat menemukan pemimpin yang tepat menggantikan Setya Novanto yang sudah di ujung tanduk. [ald]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya