Berita

Nusantara

Dukung Pemerintah Soal EBT, ATW Solar Perkenalkan Energi Surya Yang Ramah

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 10:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. ATW Solar resmi memperkenalkan solusi listrik tenaga surya yang dapat diandalkan oleh konsumen di pasar Indonesia. ATW Solar adalah pionir dari perusahaan penyedia sistem listrik surya atap (Rooftop Solar PV System) di Indonesia.

ATW Solar berkomitmen untuk memberdayakan konsumen Indonesia dalam memanfaatkan energi terbarukan sebagai sumber energi listrik mandiri dan menjadikan energi surya sebagai tren gaya hidup baru, dengan menyediakan sistem panel surya fotovoltaik kualitas internasional dari REC, pabrikan panel surya asal Norwegia.

Presiden Komisaris PT ATW Sejahtera, Caroline Weno mengatakan ATW Solar berkomitmen penuh dalam mendukung agenda pemerintah terkait pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), salah satunya Deklarasi Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap Menuju Gigawatt Fotovoltaik di Indonesia, yang diluncurkan dalam Indo EBTKE Conex dan Bali Clean Energy 2017.


"Kami melihat bahwa harus ada peran aktif masyarakat untuk mulai mengenal dan menggunakan energi surya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui serangkaian kampanye yang akan kami jalankan ke depan, kami berdedikasi untuk mengedukasi dan menggaungkan pentingnya energi surya sehingga pada akhirnya menjadi sebuah gaya hidup baru yang terus melekat," ucap Caroline Weno di Jakarta, Rabu (29/11).

ATW Solar menyediakan solusi energi surya yang ramah (friendly solar energy solutions) untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi pengguna, dengan menekankan pada tiga komitmen utama yaitu: ramah pengguna (user-friendly), ramah terhadap tagihan (bill-friendly) dan ramah lingkungan (eco-friendly).

ATW Solar menawarkan pemasangan yang terjangkau untuk perumahan, komersial dan manufaktur di Indonesia dengan standar kualitas internasional. Melalui solusi yang ATW Solar berikan, konsumen Indonesia dapat melakukan penghematan biaya listrik sekaligus peduli terhadap lingkungan dengan mengaplikasikan pemanfaatan tenaga listrik surya dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Pada kesempatan yang sama, Nicholas Saputra, aktor yang juga merupakan penggiat energi tenaga surya menyatakan peran energi surya sangat luar biasa bagi masyarakat.

"Melalui setiap watt listrik yang dihasilkan oleh energi surya, berarti kita telah membantu mengurangi pembakaran fosil yang menyebabkan perubahan iklim. Sehingga, jika kita menggunakan energi surya mulai saat ini, kita telah mengambil satu langkah positif bagi kelestarian lingkungan dan juga bumi dalam jangka panjang," kata Nicholas Saputra.

Dalam menyediakan sistem panel surya yang mengutamakan mutu pemasangan dan kehandalan peralatan kelas dunia, ATW Solar bermitra dengan produsen ternama yang dikenal sebagai yang terbaik di bidangnya, yaitu REC (Norway), KACO (Jerman), dan Fronius (Austria).

"Dengan kerjasama kelas dunia, ATW Solar percaya diri untuk menawarkan solusi yang layak secara ekonomis ke pasar. Solusi energi surya ini kami persembahkan untuk konsumen Indonesia agar dapat menikmati gaya hidup yang lebih hijau, modern dan sekaligus melakukan penghematan biaya listrik. Dalam jangka panjang, dengan kekuatan energi yang berkelanjutan ini, konsumen dapat secara tidak langsung terhindar dari dampak kenaikan tarif listrik," tambah Direktur PT ATW Sejahtera, Paulus Adi Wahono.

ATW Solar menggunakan teknologi panel surya dari REC yang merupakan merek panel surya terbesar di Eropa dengan pengalaman 20 tahun. Sebagai Penyedia Tenaga Surya Resmi yang disertifikasi, ATW Solar dapat memberikan garansi dua (2) tahun di atas garansi sepuluh (10) tahun panel surya REC. ATW Solar juga menggunakan  inverter surya KACO new energy, salah satu produsen terbesar di dunia dalam bisnis fotovoltaik.

"Kami optimis untuk menjadikan energi surya sebagai tren gaya hidup modern terbaru yang ramah lingkungan. Dengan panel surya, kita tidak perlu khawatir dengan tren harga listrik yang meningkat dengan adanya produksi listrik milik sendiri dari cahaya surya. Selain itu, kita turut serta go green, membantu menjaga kelestarian lingkungan di atap rumah sendiri dengan menggunakan sumber energi yang terbarukan dan tanpa polusi," tutup Paulus Wahono. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya