Berita

Pertahanan

Tim TNI AD Juara AARM Disambut Wadanjen Kopassus

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 20:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Wadanjen Kopassus), Brigjen TNI Richard Tampubolon, menyambut kedatangan tim TNI AD yang berlaga pada The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) di Base Ops Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Jumat (24/11).

AARM ke-27 tahun 2017 diselenggarakan di Singapura  berlangsung dari  tanggal 14 November hingga 23 November 2017 diikuti oleh 10 negara ASEAN yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Laos, Brunei dan Timor Leste.

AARM tahun ini mempertandingkan lima materi yaitu Senapan, Karaben, Pistol putra dan putri, serta Senapan Otomatis (Machine Gun). Kontingen Indonesia mengirimkan 62 personel yang terdiri atas 37 petembak, 21 Official , dua observer, serta dua asisten teknis dari PT Pindad ke arena itu.


Hasilnya, Kontingen TNI AD meraih prestasi terbaik dalam sepanjang penyelenggaraan AARM dan memecahkan rekor baru ASEAN dengan perolehan 9 trofi dan 31 medali emas, 10 perak dan 10 perunggu. TNI AD pun keluar sebagai Juara Umum. Ini sekaligus gelar juara umum ke-12 bagi para prajurit TNI.

TNI AD mengirimkan 37 orang penembak dengan Komandan Kontingen adalah Mayor Inf Nur Wahyudi. Mereka terdiri dari anggota Kopassus (23 orang), Kostrad (enam orang), Kodam lI/Sriwijaya (dua orang). Kodam V/Brawijaya (dua orang), Kodam Vl/Mulawarman (satu orang),  Kodam XIV/Hasanudin (satu orang), Kodam XVI/Pattimura (satu orang) dan Pusdikku Kodiklat TNI AD (satu orang).

Peringkat kedua adalah Thailand dengan tiga trofi, tujuh emas,12 perak dan enam perunggu. Peringkat ketiga diraih Filipina dengan satu trofi, tiga emas, delapan perak dan tujuh perunggu. Posisi keempat diduduki tuan rumah Singapura dengan perolehan dua emas, sembilan  perak dan 13 perunggu.

Indonesia meraih sembilan trofi dari 15 trofi yang diperebutkan dan 31 medali emas dari 45 emas medali yang diperebutkan. Sembilan  trofi yang diraih didapat dari materi senapan (dua trofi), Karaben (dua trofi), Pistol Putra (dua trofi), Senapan Otomatis (dua trofi) untuk Champion Individual dan overall tim, serta pistol putri (satu trofi) untuk Champion Individual.

Enam peraih Champion Individual yaitu Lettu Inf Safrin Sihombing materi Pistol Putra (Kopassus), Praka Zulkarnaen Amirullah materi Karaben (Kodam ll/Sriwijaya), Sertu Woli Hamzan materi Senapan (Kostrad), Sertu Carlelis Manusama materi Pistol Putri (Kodam XVI/Pattimura), Serka Priyanta dan Sertu Hari Mulyono materi Senapan Otomatis atau Machine Gun (Kopassus).

Danjen Kopassus, dalam anamat tertulis yang dibacakan oleh Wadanjen Kopassus, mengatakan, lomba ini merupakan momen yang sangat strategis untuk menunjukkan profesionalitas prajurit Indonesia ke mata dunia.

"Prestasi ini hendaknya tidak menjadikan diri kita lengah dan sombong, karena yang terpenting setelah ini adalah bagaimana mempertahankan prestasi itu dengan sebaik-baiknya di tahun mendatang. Tingkatkan terus kemampuan para penembak. Mempertahankan  sebagai juara akan lebih sulit daripada memperolehnya," tulis Danjen Kopassus dalam amanatnya.

Rombongan tim tembak  TNI AD mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada pukul 16.00 WIB dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik Angkatan Udara.

Senjata yang mereka gunakan untuk berlomba dalam ajang AARM ini adalah buatan PT Pindad. Badan usaha strategis milik negara itu berjanji akan terus memberikan dukungan dan menyempurnakan senjata bagi para atlet tembak TNI AD maupun senjata standar TNI AD.

Lomba tembak The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) setiap tahun diselenggarakan secara bergantian. Lomba ini sudah diselenggarakan sejak tahun 1991 hingga  tahun 2017. [ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya