Berita

Foto: RMOL

Menteri Amran: Pertanian Semakin Hebat Bila Ada 100 Jenderal Model Moeldoko

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 06:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Apabila para jenderal mengikuti jejak Moeldoko, yang kini menjadi ketua umum HKTI dan telah berbuat banyak untuk petani, maka dunia pertanian Indonesia akan semakin hebat.

"Seandainya ada 100-200 jenderal seperti Bapak Moeldoko yang turun ke pertanian, bisa bergetar ini Indonesia," kata Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Hal ini disampaikan Amran dalam Syukuran Panen di Desa Karang Layung, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Kamis, 23/11). Hadir pula Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Bupati Indramayu Anna Sophana dan 3 ribuan petani setempat.


Dalam acara syukur panen itu, Moeldoko dan Amran secara simbolis melakukan panen di lahan yang sudah menguning. Keduanya menaiki mesin panen yang secara otomatis menebas batang pagi dan mengolahnya menjadi butiran gabah.

Dalam pidatonya, Amran juga mengenang kerja samanya dengan Moeldoko yang saat itu masih menjabat Panglima TNI.

"Saya diminta Bapak Presiden Jokowi untuk mengirimkan 100 traktor ke Papua. Sekarang diminta, besok harus sudah sampai, entah bagaimana caranya," kata Amran.

Mendapat perintah itu dari Presiden Jokowi, Amran pun langsung menelepon Moeldoko.

"Beliau pusing, saya juga pusing," kata Amran disambut tawa para hadirin termasuk Moeldoko.

Namun, kata Amran, jenderal bintang empat itu pantang menyerah. Atas perintahnya, 100 traktor dari Yogyakarta diangkut ke pesawat Hercules menuju Papua.

"Kita rakit traktor itu di atas pesawat. Jadilah itu traktor termahal yang pernah kita berikan kepada masyarakat," kata Amran menambahkan cerita ini sudah dia sampaikan kepada Presiden Jokowi.

Setelah pensiun dari TNI pada Juli 2015, Moeldoko dipercaya memimpin HKTI. Di bawah kepemimpinannya, HKTI bergerak maju dengan menghasikan sejumlah produk pertanian, seperti benih M70D dan M400. Benih jenis pertama bisa dipanen hanya waktu 70 hari. Sedangkan benih kedua, mempunyai sedikitnya 400 biji padi dalam satu batang.[wid]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya