Berita

Foto/Net

Nusantara

Humas BNPB: Kenali Dan Waspadai Puting Beliung

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 05:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Grafik angin puting beliung terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia.

Selama tahun 2017 telah terjadi 624 kejadian puting beliung yang menyebabkan 30 orang meninggal dunia, 166 orang luka-luka, 13.692 orang menderita dan mengungsi, 12.607 rumah rusak dan ratusan bangunan publik rusak.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis malam (23/11).


"Daerah rawan bencana puting beliung juga makin meluas. Daerah-daerah perkotaan makin sering terjadi puting beliung," kata Sutopo.

Adanya perubahan penggunaan lahan dari hutan atau daerah yang banyak vegetasi berubah menjadi daerah permukiman dan perkotaan menyebabkan temperatur permukaan tanah cepat naik.

Efek pulau bahang (heat island effect) yang terjadi di kawasan perkotaan menyebabkan beda suhu antara permukaan tanah dan atmosfer cukup tinggi sehingga menimbulkan perbedaan tekanan udara sehingga timbul angin kencang atau puting beliung saat cuaca mendung.

Kemampuan iptek saat ini, jelas Sutopo, belum mampu memprediksi puting beliung secara pasti. Skalanya mikro. Hanya terjadi pada daerah sekitar 10 kilometer persegi dengan waktu kejadian berlangsung antara 5-10 menit. Kecepatan angin puting beliung berkisar 60-80 km/jam.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada jika kondisi mendung atau awan-awan tebal kehitaman di angkasa. Jangan melakukan aktivitas di bawah pohon, papan reklame besar atau berasa di bangunan yang kurang kuat konstruksinya. Jangan parkir di bawah pohon-pohon besar.

"Tanda-tanda awal puting beliung saat akan hujan, timbul angin terasa dingin yang makin lama makin kencang kemudian diiikuti hujan deras," demikian Sutopo. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya