Berita

Ma'ruf Cahyono/Net

Ma'ruf Cahyono: Pemuda Adalah Pewaris Sekaligus Penerus Bangsa

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 02:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang sedang digencarkan MPR ke berbagai elemen bangsa Indonesia dengan berbagai metode penyampaian ternyata banyak menggandeng berbagai komunitas kepemudaan, pelajar dan mahasiswa.

Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono mengungkapkan bahwa sosialisasi kepada pemuda Indonesia, diantaranya para pelajar dan mahasiswa memiliki arti penting dan sangat strategis serta memiliki urgensi di saat-saat sekarang ini.  

"Ketika kita bicara Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada generasi muda, semua pasti tahu alasannya bahwa generasi muda Indonesia pasti memiliki peranan yang besar terhadap masa depan bangsa Indonesia," katanya saat menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Medan, Kota Medan, Sumut, Kamis (23/11).


Sosialisasi yang dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mendapat respon luar biasa dari sekitar 1.000 lebih peserta mahasiswa se Kota Medan serta ormas kepemudaan.

Berbicara soal pemuda Indonesia, Ma’ruf mengatakan, setidaknya ada dua hal seputar pemuda Indonesia.  Pertama, pemuda adalah pewaris bangsa. Yang kedua, pemuda adalah penerus masa depan bangsa. Sebagai pewaris bangsa, tentu pemuda Indonesia harus menjaga apa-apa yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.

Lalu apakah yang diwariskan para pendiri bangsa. Jika terkait nilai-nilai, ada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. "Nilai-nilai yag kita miliki tersebut dan sangat baik untuk kita ternyata negara-negara lain ingin mencontohnya. Kita harus bangga akan hal itu," ujarnya.

Sebagai pewaris, lanjut Ma'ruf, pemuda Indonesia harus menjaga serta merawat nilai-nilai tersebut. Jika tidak dijaga dan dirawat, maka dikhawatirkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia akan semakin luntur dan menipis.  Sementara itu bayi-bayi terus lahir, generasi terus berganti, perubahan yang sangat cepat baik ditataran nasional, regional dan global. Masalah internal dan eksternal juga semakin berat.

"Untuk itulah, kegiatan yang kita lakukan tentang Sosialisasi Empat Pilar ini kepada para pemuda Indonesia sebagai kegiatan yang sangat penting bagi pemuda Indonesia agar sebagai pewaris bangsa, tetap berada pada jati diri bangsanya," ucapnya.

Berbicara faktor kedua seputar pemuda Indonesia yakni penerus bangsa, menurut Ma'ruf, sebagai penerus bangsa tentu penuh dengan tantangan yakni, globalisasi. Tantangan pemuda Indonesia juga terkait dengan perkembangan IT yang cukup mempengaruhi eksistensi generasi muda kalau pemuda Indonesia tidak mampu menganggap itu sebagai sesuai yang positif.

"Selain dua faktor tersebut, ada satu lagi yakni nasionalisme. Nasionalisme inilah yang harus terus dibangun.  Dengan posisi pemuda sebagai agen perubahan, pemuda harus memiliki mental dan kekuatan moral. Nah, kekuatan moral itu bisa dibangun jika kita tetap berada pada jati diri kita. Apa jati diri kita? Yakni sebagai bagian dari bangsa yang tetap relijius, humanis, bersatu, demokratis dan bangsa yang selalu senantiasa berorientasi kepada keadilan. Jadi, saya setuju kalau kepeloporan pahlawan dahulu itu harus dicontoh dengan munculnya banyak pahlawan hari ini tapi pahlawan untuk memperjuangkan kesejehteraan bangsa," paparnya. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya