Berita

Pertahanan

Projo: Kami Tidak Mau Main-main dengan Sejarah

JUMAT, 10 NOVEMBER 2017 | 10:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pengangkatan empat tokoh Pahlawan nasional baru memperoleh aspirasi dari PROJO, organisasi militan pendukung Jokowi.

"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah  yang diambil pemerintahan Jokowi. Ini membuktikan pemerintah sangat menghargai jasa-jasa para pahlawan yang ikut berjuang mendirikan bangsa ini," ujar Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi kepada media (Jumat, 10/11).

Menurut dia, banyak nyawa yang dikorbankan untuk mendirikan dan mempertahankan NKRI. Karena itu, apa yang sudah di persatukan para pendiri bangsa, harus terus menerus diperjuangkan dan pertahankan.


"NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati. Kami tidak mau main- main dengan sejarah. Kami tidak mentolerir sedikit pun adanya upaya adu domba yang ingin mempertentangkan antar suku, agama, ras dan antar golongan. Politik pecah belah yg dilakukan oleh pemerintahan kolonial Hindia Belanda, yang di kenal dengan Devide Et Impera, harus diakhiri. Setiap anak bangsa berhak dan wajib memberikan sumbangsih terbaiknya bagi bangsa ini, " jelas Budi.

"Kami konsisten mengikuti jalannya para pahlawan, jalannya para pendiri bangsa. Kami tak akan pernah lelah untuk mencintai bangsa dan rakyat. Kami tetap setia berjuang untuk itu semua, “ sambung mantan aktivis mahasiwa UI ini. [sam]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya