Berita

Foto Istimewa

Politik

Sekjen PDIP: Elit Partai Harus Berada Di Tengah Rakyat

MINGGU, 29 OKTOBER 2017 | 18:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta elit PDI Perjuangan agar memberikan perhatian khusus kepada pengurus partai di tingkat ranting dan anak ranting. Sebab merekalah yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Megawati Soekarnoputri mengingatkan elit PDI Perjuangan, termasuk anggota DPR maupun DPRD, untuk menjaga dan memelihara kultur partai yang selalu turun ke bawah dan menyapa masyarakat.

"Kultur PDIP adalah bergerak ke bawah dan berada di tengah masyarakat," ucap Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan pembekalan di acara Training of Trainer (TOT) PDIP Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung di Palembang (Minggu, 29/10).


Hasto memaparkan PDIP memiliki pengalaman politik dekat dengan rakyat. Kepemimpinan Bung Karno sejak era perjuangan kemerdekaan hingga saat mendirikan Partai Nasional Indonesia 1927, era kepeminpinan Megawati Soekarnoputri sejak masa Orde Baru dan kini Presiden Jokowi selalu turun ke bawah dan menyapa masyarakat.

Karena itu, Hasto mengimbau para kader termasuk para saksi yang akan turun di pilkada harus tampil percaya diri dan mampu membuka komunikasi aktif dengan semua pihak.

"Saksi PDIP yang terjun di pilkada diharapkan memiliki disiplin dan militansi yang tinggi dan menguasi ketrampilan teknis mengenai pemilu," pinta Hasto.

Sekitar 250 peserta TOT akan diterjunkan PDIP dalam sejumlah pilkada di wilayah Sumatera Selatan. Ketua DPD PDIP Sumatera Selatan Giri Ramanda N Kiemas bersama Arteria Dahlan juga ikut memberi materi.

Hasto mengingatkan peserta dan pengurus partai dari empat provinsi agar tidak terjebak dalam pilkada yang hanya mempersoalkan elektabilitas dan figur.

"Bagi PDIP, pilkada justru soal kehormatan partai dan bagaimana mewujudkan semangat gotong royong di pilkada," kata Hasto.

Hasto meminta para peserta itu untuk mampu memberikan penjelasan atas berbagai isu aktual yang dikaitkan dengan PDIP. Termasuk mampu menjelaskan program Pemerintahan Jokowi secara gamblang agar masyarakat tidak begitu saja menerima hasil survei.

"Kader dan struktur PDIP diharapkan untuk mampu berdialog dan meyakinkan masyarakat. Sebab politik adalah soal keyakinan," ujarnya. [nes]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya