Berita

Politik

Menteri Puan Yakin Kawasan Perbatasan Akan Bangkit Dan Maju

MINGGU, 29 OKTOBER 2017 | 07:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Pemerintah yakin kawasan perbatasan Indonesia akan bangkit menjadi beranda terdepan Indonesia yang berkemajuan.

Demikian disampaikan Menko PMK Puan Maharani saat berkunjung ke Distrik Soka, dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Merauke, Papua dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda dan Ekspedisi NKRI.

Distrik Sota, Kabupaten Merauke memiliki arti penting sebagai beranda terdepan Indonesia. Untuk itu, Pemerintah akan segera memasukkan pos lintas batas negara (PLBN) di Distrik Sota Kabupaten Merauke sebagai prioritas pada tahun 2018.


"Menjadi prioritas pemerintahan saat ini bahwa kita akan mulai masuk dari daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Setiap daerah perbatasan itu kita selalu upayakan agar dibangun sekolah, Puskesmas dan pos lintas batas negara (PLBN)," jelas Menko PMK usai menyerahkan bantuan di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Distrik Sota, Kabupaten Merauke (Sabtu, 28/10).

Menurut Puan, pembangunan PLBN yang akan diselesaikan paling lambat pada tahun 2020 ini sedang diupayakan untuk dipercepat penyelesaiannya menjadi tahun 2019. Pemerintah juga terus berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi daerah-daerah perbatasan ini sebagai upaya mengurangi kesenjangan antar wilayah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat perbatasan.

Dalam kesempatan ini, Puan membagikan sejumlah bantuan berupa sembilan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil, 24 paket PMT untuk balita, dan 150 Paket PMT untuk Anak Sekolah. Juga menyerahkan bantuan berupa 10 buah Toren Air, 50 nuah jerigen, 1 buah penjernih air dan tenda posko, 75 paket Makanan Siap Saji, 10 buah Hidran Air, 10 unit RUTILAHU, Alat Permainan Edukatif, Bantuan Kearifan Lokal sebesar Rp. 50 juta yang akan digunakan untuk pembelian peralatan musik serta Program Keserasian Sosial sebesar Rp. 109 juta yang akan digunakan untuk pembangunan balai musyawarah adat, penyuluhan hidup toleransi, dan revolusi mental.

Puan juga memberikan sejumlah bantuan kepada siswa-siswi SD YPK Sota. Bantuan berupa 218 paket peralatan sekolah itu diberikan langsung oleh Menko PMK secara simbolis kepada sebanyak 10 perwakilan siswa-siswi di SD YPK Sota. Sebanyak dua paket peralatan olahraga juga tak luput diberikan langsung oleh Menko PMK kepada Kepala Sekolah SD YPK Sota untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Selain itu Menko PMK juga membagikan bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Anak Sekolah sebanyak 153 paket kepada SD YPK Sota dan 65 paket kepada MI Al Maarif Sota.

Di akhir sambutannya, Puan engingatkan kembali bahwa masyarakat yang tinggal di Sota adalah warga Indonesia yang merupakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


"Anak-anak dan semua yang tinggal disini adalah orang perbatasan. Tapi janganlah sekalipun pernah lupa bahwa kita ini tetap Indonesia," ucap Menko PMK.

 Turut mendampingi Menko PMK, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yembise, Kepala BNPB, Kepala BKKBN, Anggota DPR RI Alfia Reziani, Bupati Merauke dan Wakapolda Merauke. [ysa]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya