Berita

Michael van der Mark/Net

Olahraga

Van Der Mark Girang Tampil Di Sepang

MotoGP
SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 10:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pebalap berdarah Ambon, Michael van der Mark akh­irnya mendapat kesempatan tampil di balapan MotoGP Malaysia yang akan dihelat di Sirkuit Sepang, Minggu (29/10).

Pebalap Yamaha di Superbike World Championship itu bisa tampil setelah dipastikan tampil di Sepang untuk mengisi kursi Jonas Folger di Yamaha Tech 3 yang kosong akibat.

Folger dikabarkan terserang virus. Dia diprediksi tak akan bisa ikut balapan hingga akhir musim.


Di kesempatan pertama, pebalap 24 tahun itu sempat gagal tampil. Waktu itu, Van Der Mark diproyeksikan menggantikan posisi Valentino Rossi di Aragon yang sempat mengalami cedera kaki. Namun gagal, karena Rossi pulih lebih cepat.

Saat ini, Van Der Mark mengaku sangat gembira bisa menda­patkan kesempatan ke dua. Dia berjanji tak akan melewatkan peluang ini. "Bos Yamaha Tech 3, Herve Poncharal, memanggil saya secara langsung. Meski saya memiliki banyak jadwal pa­dat, tentu kesempatan ini tak akan saya lewatkan. Tanpa perlu dijelaskan tentu perasaan saya saat ini sangat senang," ujarnya dikutip GP Update.

Sebagai debutnya pada ajang MotoGP, Van der Mark menga­takan sama sekali tak canggung ataupun berada dalam tekanan. Dia sesumbar menguasai karakteristik sirkuit di Sepang.

Untuk diketahui, rider berusia 24 tahun itu saat ini menduduki posisi enam di Superbike World Championship 2017 dengan koleksi 210 angka. Dia hanya tertinggal 16 poin dari sang re­kan setim, Alex Lowes, yang memiliki pengalaman panjang di Superbike.

Bila mampu tampil bagus, setidaknya finish di posisi lima besar, Ia digadang-gadang dapat menggantikan posisi Valentino Rossi yang kontraknya bersama Movistar Yamaha berakhir pada 2018. ***

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya