Berita

Novel Baswedan/Net

Hukum

KPK Masih Berharap Polisi Temukan Pelaku Penyiraman Novel

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 | 01:27 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak pihak kepolisian untuk segera melacak pelaku penyiraman air keras terhadap salah satu penyidik seniornya, Novel Baswedan.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan bahwa sudah 6 bulan setelah penyerangan dan pelakunya belum ditemukan.

"KPK tentu saja berharap pelaku segera ditemukan. Kita berharap hal itu bisa dilakukan semaksimal mungkin oleh pihak yang berwenang dalam hal ini tentu tim yang sudah dibentuk secara khusus oleh Polri. Kami harap dapat menemukan pelaku penyerangan," kata dia di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/10).


Febri menjelaskan, lembaga antirasuah masih percaya bahwa pihak kepolisian masih terus berupaya melakukan investigasi untuk menemukan pelaku penyerangan terhadap para pihak yang bekerja untuk pemberantasan korupsi. Terlebih, hingga saat ini pun KPK terus bekerja sama dengan kepolisian.

"Koordinasi masih terus kita lakukan ya, karena KPK dan Polri terus baerkoordinasi namun perkembangan terakhir memang belum di temukan siapa tersangka dalam penyerangan itu," imbuhnya.

Apalagi, kata Febri, KPK, Novel, bahkan publik sangat ingin semua pelaku penyerangan terhadap orang-orang yang selama ini bekerja untuk pemberantasan korupsi segera diciduk.

"Jadi kita harapakan ini bisa ditemukan karena kita yakni sekali masyarakat menunggu hal ini," tandasnya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya