Berita

Hukum

Lemkapi Minta Polri Teliti Penyebab Maraknya Polisi Bunuh Diri

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 22:47 WIB | LAPORAN:

Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi) menengarai adanya masalah mendasar yang belum selesai dalam tubuh institusi Polri. Terkait masih adanya anggota polisi yang nekat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

"Kami berpandangan ada berbagai faktor yang membuat polisi bunuh diri," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada redaksi, Rabu malam (11/10).           

Dia membeberkan, beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab utama polisi bunuh diri antara lain karena mengalami stres berat, masalah pribadi yang belum tuntas, hingga masalah kesejahteraan dan beban kerja yang berat.


"Kemudian ada pula bunuh diri karena pernah bermasalah dalam tugas," tambah mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tersebut.  

Atas fenomena maraknya polisi bunuh diri tersebut, Lemkapi meminta kepada kedokteran dan Puslitbang Polri dapat melakukan penelitian permasalahan tersebut.

"Menurut catatan Lemkapi, tahun 2016 dan 2017 sedikitnya ada 18 anggota Polri yang tewas karena bunuh diri. Penyebabnya adalah bermacam-macam," demikian Edi.

Kasus bunuh diri terbaru dilakukan anggota Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin, Polres Musi Banyuasin Bripda Azan Fikri pada Senin kemarin (9/10). Dia diduga nekat mengakhiri hidupnya karena persoalan pribadi dan batal menikah. Fikri ditemukan warga di dalam mobil dengan luka tembak di kepala sebelah kanan hingga tembus. Dia masih memegang senjata api di tangan kanannya. [wah] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya