Foto: RMOL
Foto: RMOL
"Beberapa mediasi yang dilakukan oleh Dewan Pers ditemukan kesepakatan bahwa membangun komunikasi bersama. Namun belakangan ini pemberitaan Tempo kami lihat mengulangi pemberitaan. Kami lihat ini sebuah motif jahat yang dilakukan secara masif. Membunuh karakter, kami lihat ini adalah sebuah pembunuhan karakter terhadap Ketua Umum kami Pak Setya Novanto," jelasnya.
Ia menduga bahwa Koran Tempo telah melakukan pelanggaran-pelanggaran kode etik jurnalistik. Salah satu contoh konkrit menurut dia, adalah pemberitaan Koran Tempo tentang sayembara yang dilakukan secara meluas ke publik tentang benar tidaknya Ketum Partai Golkar, Setya Novanto sakit.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41