Berita

Hukum

Polisi Didorong Terus Ungkap Praktik Prostitusi Menyimpang

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 19:46 WIB | LAPORAN:

Komisi VIII DPR mengapresiasi kinerja kepolisian membongkar dan mengamankan 51 pengunjung tempat sauna yang menggelar pesta seks pria sesama jenis di Bilangan Gambir, Jakarta Pusat akhir pekan lalu. 

"Saya mengapresiasi kinerja Polres Jakarta Pusat yang secara tegas menindak praktik prostitusi di lingkungannya," kata Wakil Ketua Komisi VIII Iskan Qolba Lubis kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/10).

Walau demikian, dia berharap agar pengawasan diperketat, sehingga penyalahgunaan fasilitas umum untuk praktik pesta seks dan prostitusi sesama jenis tidak terus terulang. Kepolisian harus terus memantau praktik penyimpangan seksual yang semakin marak di kota-kota besar.


"Bisa jadi ini merupakan puncak gunung es dari maraknya prostitsi sesama jenis di kota-kota besar di Indonesia. Sehingga jika kepolisian semakin sering menindak maka akan semakin baik," jelas Iskan.

Indikasi maraknya prostitusi sesama jenis di kota besar seperti Jakarta terlihat dari terungkapnya kasus serupa pada Mei 2017 lalu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Itu artinya pada 2017 ini sudah dua kasus pesta gay di Jakarta yang berhasil diungkap. Bisa jadi di tempat lain masih ada praktik semacam itu, namun belum tersentuh," kata Iskan.

Untuk itu, dia meminta kepolisian terus menindak tegas praktik menyimpang itu. Apalagi adanya ancaman hukumannya cukup berat jika dijerat dengan UU Pornografi. Jika pengelola tempat hiburan sengaja menyediakan praktik semacam itu maka sudang barang tentu layak dicabut izinnya.

"Jadi jika ada semacam pesta gay, sudah pasti ada sosialisasinya walau untuk kalangan terbatas. Sehingga, sudah bisa dijerat UU Pornografi karena mempublikasikan unsur pornografi," demikian Iskan. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya