Berita

Net

Hukum

Komisi III Panggil KPK Bahas Perkembangan Kasus BLBI

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 02:58 WIB | LAPORAN:

Komisi III DPR RI bakal mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Salah satu materi yang akan dibahas yakni mempertanyakan lambatnya penanganan kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sejak diumumkan April lalu, baru Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung yang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Sementara, Sjamsul Nursalim selaku salah satu obligor BLBI hingga kini masih belum dijamah penyidik KPK. Dua kali dipanggil, pemilik saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) itu mangkir dari pemeriksaan.


Anggota Komisi III Asrul Sani mengaku, dalam RDP sebelumnya, pertanyaan mengenai perkembangan kasus BLBI memang tidak masuk dalam agenda. Saat itu, Komisi III DPR punya materi lain, salah satunya mengenai transparansi kewenangan penindakan KPK, khususnya dalam penyadapan.

"Ya kita akan tanyakan di RDP yang akan datang. Kemarin RDP masih bahas lain. Tenang saja," ujar Asrul saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/10).

KPK sendiri dalam progres penanganan kasus yang merugikan negara Rp 640 triliun itu telah memeriksa sejumlah saksi. Diantaranya mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie, dua mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli dan Dorodjatun Kuntjoro Jakti.

Kemudian mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi, mantan Menteri Keuangan Bambang Subianto hingga Artalyta Suryani, pengusaha yang dekat dengan Sjamsul Nursalim. [wah] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya