Berita

Politik

Moeldoko Gali Nilai-Nilai Pesantren Ngalah Pasuruan

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko mengajak seribuan santri dan mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan, Kompleks Pondok Pesantren Ngalah, Jawa Timur, untuk memekikkan semangat nasionalisme. Ajakan tersebut pun disambut antusias.

"Siapa kita? teriak Moeldoko dalam kuliah tamu di Aula Pancasila, Kompleks Pesantren Ngalah, Senin (2/10).

"Indonesia!” pekik seribuan santri dan mahasiswa dengan kompak dan bersemangat.


Sebelum kuliah tamu dimulai, para santri dari ponpes yang getol mengkampanyekan multikulturalisme ini menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan khidmat. Kuliah tamu ini juga dihadiri oleh pemuka agama lain, yakni Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

"Kumpulnya berbagai keyakinan di sini bukan ingin menyamankan agama, tapi membangun human relation, membangun kemanusiaan,” ujar Moeldoko yang disambut riuh tepuk tangan.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko menyampaikan alasannya ingin bersilaturahmi ke Ponpes Ngalah pimpinan KH. Sholeh Bahruddin. Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indoensia (HKTI) ini mengaku ingin silaturahmi sekaligus menggali nilai-nilai dari Ponpes Ngalah.

"Ternyata nama pun (Ngalah) juga rupanya menjadi background yang sangat kuat,” kata Moeldoko.

"Di tengah-tengah lingkungan politik yang seakan tidak berhenti untuk berkompetisi, sepertinya tidak ada orang yang mau ngalah. Semua merasa benar dan mengklaim seolah kebenaran hanyalah miliknya,” kata Moeldoko.

Untuk itu, kata Moeldoko, mereka yang selalu merasa benar perlu belajar di Ponpres Ngalah ini.

"Tetapi inget, ngalah bukan berarti kalah,” kata Moeldoko kembali disambut dengan tempuk tangan.

KH Sholeh Bahruddin mengatakan, pihaknya mengundang Moeldoko untuk membagikan ilmu pengetahuan kepada para santri dan mahasiswanya.

“Bapak Jenderal Moeldoko tidak ada maksud lain. Biar ilmu pengetahuan beliau nanti bisa ditanamkan pada santri dan mahasiswa. Biar menciptakan dan bisa mewujudkan, seperti beliau, rahmatan lil alamin,” ujar KH Sholeh. [ysa]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya