Berita

Politik

Maruarar Sirait: Jangan Jawab Kesenjangan Dengan Radikalisme

SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 | 20:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Salah satu persoalan bangsa Indonesia adalah kesenjangan ekonomi. Tentu saja persolaan ini harus segera diselesaikan. Solusinya dengan pemerataan ekonomi, bukan dengan radikalisme

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat menyampaikan sambutan dalam acara Kirab Kebangsaan yang dilaksanakan TMP di Pangururan, Samosir, Sumatera Utara (Sabtu, 23/9).

"Seperti apa yang disampaikan Pak Jokowi kesenjangan di Indonesia masih ada. Tapi kesenjangan tersebut jangan direspon dengan radikalisme atau terorisme. Harus diatasi dengan pemerataan," ungkap Maruarar.


Sekitar 15 ribu massa Kirab Kebangsaan Taruna Merah Putih (TMP) membanjiri Pangururan, Samosir, Sumatera Utara ini. Mereka terdiri dari berbagai organisasi kepemudaan, mahasiswa serta pelajar dari ragam sekolah. Acara ini juga dihadiri ragam komunitas serta pimpinan ormas dan tokoh agama.

Maruarar menegaskan bahwa di era Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla upaya pemerataan terus dilakukan. Ssetidaknya ada empat program nyata yang telah dilakukan.

Pertama, di era pemerintahan Jokowi-JK telah memberkan bantuan pendidikan berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Melalui Program ini setidaknya ada 19 juta siswa kurang mampu dapat menikmati pendidikan.

Kedua di pemerintahan Jokowi-JK telah memberikan bantuan dana kesehatan bagi rakyat Indonesia melalui Kartu Indonesia sehat. Program ini telah dinikmati setidaknya 90 juta masyarakat kurang mampu.

"Yang Ketiga hanya di era pemerintahan Jokowi-JK yang memberikan anggaran desa sebesar 60 triliun rupiah per tahun. Ini sangat penting, tidak mungkin ingin melakukan pemerataan tanpa membangun desa," jelasnya.

Dalam sambutannya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyato mengatakan bahwa kirab kebangsaan ini sangat penting dalam menggelorakan patriotisme. Sebab semangat kebangsaan menjadi fundamen persatuan Indonesia sebagai mana yang tercantum dalam sila ketiga Pancasila.

"Kirab kebangsaan digelar Taruna Merah Putih (TMP) di Samosir yang indah. Apalagi Samosir dikenal sebagai pusat kebudayaan. Untuk itu, DPP PDI Perjuangan memberikan apresiasi kepada TMP yang menggelorakan semangat cinta tanah air. Menggaungkan Pancasila dari Samosir," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya