Berita

Politik

Sekjen PDIP: Pilkada Momentum Tampilkan Wajah Kerakyatan Partai

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 | 15:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semua kader dan struktur PDI Perjuangan harus menjadikan Pilkada Serentak sebagai sarana perjuangan politik membangun peradaban.

Karenanya, pertarungan dan perjuangan menenangkan pilkada jangan dianggap sebagai pertarungan orang per orang, melainkan harus ditempatkan sebagai wahana dan momentum untuk bisa mewujudkan wajah kerakyatan partai.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam orasi politik pengarahan Konsolidasi Organisasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, di Cirebon (Sabtu, 16/9).


"Tiga pilar partai diundang dalam konsolidasi ini untuk merancang bersama, ini sangat penting untuk soliditas partai, karena pilkada bukan hanya soal kelah menang dan juga bukan hanya soal kemenangan orang per orang, tetapi ini martabat partai, untuk perjuangan mewujudkan wajah kerakyatan partai, dan jalan partai dalam membangun peradaban," kata Hasto.

Hasto hadir dalam acara itu didampingi Ketua DPP Andreas H Pareira, Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar TB Hasanuddin, dan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar Abdy Yuhana. Adapun peserta konsolidasi adalah tiga pilar partai yakni kader di ekskutif, di legislatif, dan struktural partai dari DPC hingga Pimpinan Ranting PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon.

Hasto mengungkapkan, dengan kesadaran menjadikan momentum politik pilkada untuk membangun peradaban dan mewujudkan wajah kerakyatan partai, maka semua kader dituntut untuk mentradisikan pergerakan ke bawah. Artinya, kader partai di semua struktur harus mentradisikan untuk bersama-sama dengan rakyat di bawah. Dengan begitu, partai menjadi jembatan dan sekaligus cermin dari apa yang menjadi harapan rakyat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, TB Hasanuddin dalam sambutannya secara khusus mengapresiasi kerja-kerja politik para kader dan pengurus di tingkat PAC dan Pimpinan Ranting yang selama ini bersentuhan dengan rakyat.

"Perjuangan, yang berdarah-darah adalah ketua ranting, makanya para ketua DPC harus loyal dan melayani kepada mereka para ketua ranting. Ketua DPC harus bergerak kebawah, mentradisikan kebersamaan dengan sesama kader dan struktural partai," ungkapnya.

"Dibangun kerja yang sinergis agar kerja-kerja partai semakin solid dan efektif," tambah Wakil Ketua Komisi I DPR ini.

Sementara Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas H Pareira dalam sambutannya mengatakan, 2018 adalah tahun yang sangat penting, dimana ada Pilkada Sernetak dan juga persiapan Pileg dan Pilpres 2019 untuk pertamakalinya secara serentak.

"Konsolidasi ini penting dilakukan, apalagi di Cirebon yang selama ini kita selalu menang. Ini harus terus kita pertahankan dan tingkatkan," ungkapnya.

Menurut Andreas, para pengurus di ranting pasti akan bergerak kalau ada yang mengorganisir. Di sinilah, pengurus DPC dan PAC harus progresif mengorganisir dan mengkonsolidasikan organisasi.

"Tiga pilar partai adalah motor penggerak partai. Jangan sibuk dengan urusan masing-masing," tegas Andreas. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya