Berita

Pertahanan

Disebut Bakal Jadi TSK, Novel: Allah Paling Tahu Mas

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 05:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penyidik senior KPK Novel Baswedan yang saat ini sedang berada di Singapura untuk menjalani perawatan biasa-biasa saja menanggapi kabar dirinya bakal dijadikan tersangka.

"Jadi, terkait dengan akan ditersangkakan, Novel biasa saja. Dan tentu Novel tidak takut sama sekali. (Novel) tawakal kepada Allah SWT," jelas Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak lewat pesan singkat yang diterima Selasa malam.

Dahnil menyatakan demikian setelah mengetahui respons dari Novel terkait sinyal bahwa dia bakal dijadikan tersangka. Kepada Dahnil, Novel menyatakan dia sepenuhnya menyerahkan kepada Allah Swt.


"Allah SWT paling tahu Mas, ujian seperti apa yang akan diberikan kepada hamba-Nya. Dan, saya akan menjalani dengan tetap berbaik sangka kepada Allah SWT dan terus bertindak benar melawan praktik korupsi sesuai hukum yang berlaku," kata Novel menjawab pertanyaan Dahnil.

Dahnil sejak awal mengadvokasi Novel Baswedan. Beberapa waktu lalu dia bersama aktivis senior Kontras Haris Azhar menemui Novel di Singapura.

Sinyalemen Novel bakal jadi tersangka kasus penghinaan lewat surat elektronik yang dilaporkan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kemarin.

"Tidak mungkin suatu kasus, tidak ada tersangkanya," kata Argo kepada pers. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya