Berita

Eki Febri/net

Olahraga

Eki Febri: Kalau Diangkat Jadi PNS, Masa Depan Saya Terjamin

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 15:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tahu bahwa dunia olahraga nasional tak selamanya bisa diandalkan, Ratu Tolak Peluru Indonesia, Eki Febri Ekawati, berharap diangkat pemerintah sebagai pegawai negeri sipil atau PNS.

"Ya, mudah-mudahan terealisasi," ucap Eki saat diwawancara Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/9).

Eki Febri adalah salah satu atlet kebanggan Indonesia di SEA Games 2017, Kuala Lumpur Malaysia. Ia berprestasi meraih medali emas untuk Indonesia di cabang tolak peluru, usai mencatatkan lemparan sejauh 15,39 meter.


Sebagai manusia biasa, Eki punya kekhawatiran tentang kemampuan ekonominya setelah pensiun dari dunia olahraga.

Dara kelahiran Kuningan, Jawa Barat itu mengaku, menjadi PNS akan lumayan menghapus kekhawatirannya akan masa depan usai tak aktif di dunia atletik.

"Setelah berhenti menjadi atlet, kalau diangkat menjadi PNS, masa depan bisa terjamin," ujar Eki yang dulunya pernah menekuni olahraga dayung dan basket.

Apa yang diharapkan Eki itu bukan mustahil jika melihat langkah Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Pekan lalu, Imam mengunjungi Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk berkoordinasi dengan Menteri Asman Abnur.

Kunjungan Imam itu sebagai usaha memenuhi janjinya sendiri memberikan bonus pengangkatan sebagai PNS bagi para atlet peraih medali emas SEA Games 2017.

"Hal ini bentuk kesungguhan pemerintah terhadap masa depan atlet dan tentu atlet tersebut harus memenuhi kualifikasi dan peraturan yang sudah baku di Kemenpan RB, baik dari sisi pendidikan, umur dan sebagainya," ucap Menpora. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya