Berita

Sloane Stephens/Net

Olahraga

Titik Kulminasi Sloane Stephens

AS Terbuka
SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 09:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dengan permainan yang nyaris sempurna, Sloane Stephens memenangkan gelar perdana grand slamnya dengan mengalahkan Madison Keys 6-3 6-0 dalam final tunggal putri turnamen AS Terbuka, kemarin pagi WIB.

Petenis berusia 24 tahun yang baru kembali musim panas ini setelah absen bertanding kar­ena cidera kaki, tidak kesulitan mengalahkan Keys, unggulan 15 yang bermain dengan paha kanan dibebat. Ini adalah fi­nal All-American pertama AS Terbuka untuk nomor tunggal putri sejak tahun 2002 ketika Serena Williams mengalahkah Venus Williams.

"Ini hal yang luar biasa. Saya menjalani operasi pada 23 Januari dan bila ada orang yang mengatakan kepada saya bahwa saya akan menang di AS Terbuka, saya akan menga­takan, itu tidak mungkin," kata Stephens yang tidak diunggul­kan dalam turnamen ini.


Kemenangan ini adalah ti­tik balik yang luar biasa untuk Stephens yang enam minggu lalu masih berada di ranking ke 957 WTA. Stephens mampu meme­nangi 73 persen poin di servis pertamanya dan 64 persen poin di servis keduanya dan servisnya tidak pernah patah. Meski hanya membukukan 10 winner, tapi Stephens hanya membuat enam unforced error saja, termasuk hanya dua di set pembuka.

"Madi adalah salah satu teman terbaikku di tur dan melawan dia di sini, aku tidak ingin bermain melawan pemain lainnya. Aku bilang kepada dia, andai saja per­mainannya bisa berakhir seri dan andai saja situasinya berkebalikan maka dia juga akan melakukan hal serupa," ujar Stephens.

Di pertandingan nomor ganda campuran, pasangan petenis asal Swiss, Martina Hingis dan petenis Inggris Jamie Murray juara. Mereka mengalahkan pasangan Chan Hao-ching dan Michael Venus 6-1 4-6 (10-8).

Sementara itu untuk pertand­ingan tunggal putra, petenis Spanyol Raphael Nadal hingga berita ini diturunkan masih ber­laga melawan Kevin Anderson. Nadal melaju ke babak final AS Terbuka setelah melibas Juan Martin del Potro 4-6 6-0 6-3 6-2 di semi final. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya