Berita

Washinton Galingging

Olahraga

5.800 Atlet Pelajar Bertanding Di Popnas XIV

SABTU, 09 SEPTEMBER 2017 | 11:06 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebanyak 5.800 atlet pelajar dari 34 provinsi dipastikan mengikuti ajang Pekan Olahraga Nasional (Popnas) XIV di Semarang, Jawa Tengah.

Popnas akan dibuka secara resmi pada 12 September pukul 19.00 WIB di Lapangan Pancasila Simpang Lima, dan ditutup di tempat yang sama pada 20 September. Pameran UMKM juga akan menyemarakkan pesta olahraga pelajar bergengsi ini.

Asisten Deputi Menteri Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Washinton Galingging, menjelaskan seluruh persiapan ajang Popnas sudah dilakukan. Pihaknya akan tetap memantau jalannya kegiatan sambil mengharapkan kemunculan bibit baru yang siap berkiprah ke kancah internasional.


"Hal ini sangat positif. Nantinya kami berharap dalam Popnas muncul bibit atlet baru yang siap membawa nama Indonesia di kancah internasional," terang Wasinton dalam keterangan yang dipublikasikan Humas Kemenpora.

Terdapat 21 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, memperebutkan 991 medali dengan rincian 287 emas, 287 perak dan 417 perunggu.

Popnas akan diadakan di lima kabupaten-kota yaitu Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Grobogan serta Kota Surakarta untuk cabang eksibisi panjat tebing.

Jumlah panitia, wasit dan juri yang terlibat berjumlah 2.500 orang serta 1.000 orang pendamping kontingen.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Urip Sihabudin, menegaskan Jateng bertekad menyukseskan penyelenggaraan Popnas XIV 2017 dari sisi kesiapan venue, akomodasi, dan transportasi,.

Pada Popnas yang menelan anggaran penyelenggaraan Rp 28 miliar ini, Jateng membidik sukses prestasi sekaligus sukses penyelenggaraan. Jateng berkekuatan 456 atlet yang terseleksi sejak persiapan dan mengikuti Popwil dan kejuaraan antar-PPLOP.

Melihat persiapannya yang matang, Washinton pun mengaku potimis pelaksanaan Popnas XIV 2017 di Jateng bakal sukses.

"Bersama dengan PB induk olahraga, kami akan memonitor dan mengevaluasi hasil dari Popnas ini," jelas Washinton. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya