Berita

Imam Nahrawi/net

Olahraga

Menpora: Wasit Salah Satu Penyebab Kegagalan Di SEA Games

SENIN, 04 SEPTEMBER 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, telah menggelar rapat evaluasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) tentang prestasi Indonesia di SEA Games 2017.

"Kami memberikan kesempatan kepada semua stakeholder yang tadi rapat untuk menyampaikan hal-hal apa saja yang menjadi kendala. Saya senang mendapat laporan secara menyeluruh terkait hasil SEA Games," kata Imam Nahrawi setelah rapat di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (4/9).

Imam menjelaskan, pencapaian buruk Indonesia di SEA Games Kuala Lumpur bukan dipengaruhi banyak faktor teknis.


"Ini yang harus diketahui publik, masalah teknis seperti transportasi, kepemimpinan wasit dan hal teknis lain, sangat mempengaruhi. Tuan rumah (Malaysia) semangatnya selalu ingin menjadi juara umum," ujarnya.

Sebab itu, Menpora berharap kegagalan di SEA Games bisa menjadi pembelajaran bagi Indonesia ketika menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

"Kita harus menjadi contoh bagi semua sebagai penyelenggara yang baik," tambahnya.

Menpora pun meminta bantuan kepada seluruh Kementerian agar menjadikan prestasi olahraga nasional sebagai program prioritas.

"Seperti misalnya birokrasi yang panjang dan berbelit, kami minta agar disederhanakan," harapnya. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya