Berita

Hery Haryanto Azumi/PB MD Hubbul Wathon

Politik

ASEAN Harus Bantu Myanmar Keluar Dari Mentalitas Junta

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 | 13:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemerintah bisa menggunakan ASEAN sebagai katalisator meredam konflik di Myanmar.

Demikian disampaikan Sekjen Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MD Hubbul Wathon), Hery Haryanto Azumi mengomentari situasi di Myanmar Selatan.

Lebih lanjut, Hery Haryanto Azumi yang kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral PBNU juga menyoroti aksi militer Myanmar yang terkesan otoriter dan mengambil jalan kekerasan terhadap etnis Rohingya.


"Kekerasan yang dilakukan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya merupakan tindakan yang sewenang-wenang. Indonesia melalui ASEAN harus bersuara atas nama kemanusiaan," tambahnya.

Tidak hanya itu, Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) 2005-2008 itu juga mengajak pemerintah Indonesia untuk membawa pesan pada Myanmar agar menghentikan mentalitas junta militer yang terjadi selama ini.

"ASEAN dalam hal ini, baik untuk mengajak anggotanya agar membantu Myanmar keluar dari mentalitas Junta," katanya.

Meskipun begitu, ia menolak konflik di Myanmar dijadikan alat untuk menggalang kombatan di Indonesia yang mengatasnamakan agama.

"Penggalangan kombatan atas nama solidaritas agama di Indonesia itu sesuatu yang tidak dibenarkan," tegasnya.

Ia sendiri menilai kasus Rohingya di Myanmar bisa dijadikan parameter untuk melihat sejauh mana soliditas anggota ASEAN dalam menyelesaikan masalah-masalah domestik antar negara.[wid]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya