Berita

Foto/RMOL

Olahraga

Sabet Rekor Sea Games Terburuk, Menpora Imam Nahrawi Minta Maaf

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 11:51 WIB | LAPORAN:

. Total 534 atlet Indonesia tidak mampu berbuat banyak di ajang Sea Games ke-29 2017 di Malaysia.

Kontingen Indonesia pun hanya finish di urutan lima klasemen akhir dengan total perolehan 191 medali. Terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan di Sea Games.

"Tentu tidak bisa apologi panjang lebar. Mohon maaf, kita sudah melakukan upaya langkah besar," kata Menpora Imam Nahrawi saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (31/8).


Meski demikian, Imam mengapresiasi seluruh atlet yang telah berjuang maksimal. Sehingga dapat membela Indonesia dengan semangat kejujuran. Terlepas dari jumlah medali yang jauh dari target yang dipatok sebelumnya.

"Terimakasih kepada seluruh atlet yang sudah berjuang penuh kejujuran, fairplay. Medali yang diraih hasil dari kejujuran dan fairplay," paparnya.

Indonesia menargetkan meraih 55 medali emas di ajang Sea Games 2017. Secara total, Indonesia meraih 191 medali dan mengakhiri perhelatan SEA Games 2017 di posisi kelima klasemen akhir.

Tepat di bawah Malaysia sebagai juara umum, diikuti Thailand, Vietnam dan Singapura. Rinciannya, 38 medali emas, 63 medali perak, dan 90 medali perunggu.

Pencapaian ini jelas membuat Indonesia mengukir prestasi terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan di SEA Games. Bahkan, Indonesia sendiri gagal untuk menyamai prestasi terburuk mereka pada gelaran SEA Games 2009 di Laos.

Kala itu, Indonesia hanya meraih total 43 medali emas, 53 medali perak, dan 74 medali perunggu dan menempati peringkat ketiga di klasemen akhir di bawah Thailand dan Vietnam. [rus]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya