Berita

Foto/Net

Olahraga

SEA Games 2017

Edan, Malaysia Juga Salah Pasang Bendera Lain...

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 08:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Belum terlupakan kesalahan pencetakan bendera Indonesia pada buku panduan Sea Games Kuala Lumpur 2017, panitia Malaysia kembali membuat ke­salahan. Kali ini mereka salah memasang bendera negara lain, bahkan bendera negara sendiri yang terlihat di layar kaca.

Bendera Malaysia sendiri terpasang salah pada tampilan di layar televisi ketika seorang perenang Malaysia akan ber­laga di cabang 50 meter gaya bebas. Perenang Keith Lim Kit Sern yang tengah disorot kamera malah dipasangi keterangan bendera Singapura.

Tak hanya itu pada papan perolehan medali Malaysia juga menukar-nukar penempa­tan nama negara dengan bend­eranya. Tidak hanya satu neg­ara, beberapa negara menjadi korbannya. Semua kesalahan itu dibeberkan dalam sebuah blog berlisensi asal Singapura, Mothership.sg. Di hari kelima, Malaysia telah menempatkan 11 bendera negara yang salah.


"Vietnam dipasangi bendera Singapura, Singapura jadi berbendera Thailand, Thailand dipasangi bendera Indonesia, lalu Indonesia jadi berbendera Vietnam, Filipina membawa bendera Myanmar, Myanmar dipasangi bendera Filipina, Laos jadi Kamboja demikian juga sebaliknya," tulis blog tersebut, seperti dilansir dari laman Malaysia Kini.

"Itu adalah delapan dari 11 kesalahan mereka. Yang lebih buruk adalah mereka menga­cak-acak bendera seolah-olah penonton sedang mengikuti ujian yang sebelumnya tidak pernah dipelajari sebelumnya," sindir blog tersebut.

Kesalahan yang dibuat terse­but membuat hubungan antara Malaysia dan beberapa negara khususnya Indonesia jadi ter­ganggu. Banyak pihak yang tidak terima dengan kesalahan-kesala­han tersebut hingga melakukan protes dengan berbagai cara.

Di Indonesia sendiri, masyarakat yang tidak menerima kesalahan tersebut melaku­kan demonstrasi di Jakarta. Bahkan, para peretas dilapor­kan telah meretas beberapa si­tus Malaysia karena kesalahan tersebut. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya