Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Polisi Sita Ribuan Paspor Milik Klien First Travel

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 21:48 WIB | LAPORAN:

Bareskrim Polri telah menyita sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan penipuan pasangan suami istri bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Salah satunya paspor milik calon jemaah umrah yang batal diberangkatkan.

"Saya mendapatkan laporan, (barang bukti) sudah diamankan. Termasuk ada sekian ribu paspor," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dikantornya, Senin (14/8).

Paspor tersebut, kata Setyo, sempat diminta oleh para korban yang merasa tertipu dengan biro perjalanan umrah tersebut.


Untuk itu, Setyo mengimbau, para korban agar tetap bersabar selama proses hukum terhadap kedua tersangka berjalan. Pasalnya, pihak Bareskrim masih melakukan pendataan terhadap seluruh paspor yang disita.

"Karena kemarin ada yang menelepon saya juga. Kalau boleh paspornya dipulangkan. Saya mohon waktu, karena masih diklarifikasi, dicek Bareskrim. Setelah itu mungkin bisa dikembalikan," imbau Setyo.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan tersangka terhadap Andika dan Anniesa, Rabu (9/8) lalu. Keduanya pun ditangkap di kompleks perkantoran Kementerian Agama (Kemenag), usai menggelar konferensi pers terkait kasus penelantaran klien FT.

Sehari berselang, tepatnya Kamis (10/8), keduanya dilaporkan perwakilan korban dari berbagai daerah ke ke Polda Metro Jaya (PMJ). Kedua pasutri itu dilaporkan terkait dugaan penipuan dan penggelapan biaya pendaftaran umrah. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya