Berita

Politik

Menko PMK: Lulusan SMK Harus Berkualitas Dan Siap Kerja

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 18:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Saat ini pembangunan nasional masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemajuan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia. Salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat peningkatan keterampilan sumber daya manusia Indonesia adalah melalui program peningkatan kualitas pendidikan kejuruan atau revilitasi vokasional.

Demikian yang diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, pada saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 2 Manahan, Solo, Jawa Tengah (Senin, 14/8).

Puan mengatakan sebagai suatu jenis pendidikan yang bertujuan menghasilkan lulusan yang siap kerja dan berusaha, kurikulum dan proses pembelajaran pendidikan kejuruan haruslah memberikan porsi yang lebih besar kepada praktek keterampilan, serta memiliki daya adaptasi yang baik terhadap perkembangan teknologi yang cepat.


"Ke depan, SMK harus diprioritaskan dan fokuskan terhadap jurusan yang benar benar dibutuhkan," tegas Puan.

Dalam hal ini, peran guru juga dinilai penting dalam mencetak lulusan SMK yang berkualitas.

"Sekolah-sekolah SMK harus mempertajam fungsi dan perannya dalam mempersiapkan siswa-siswinya agar dapat memiliki keterampilan tertentu yang dapat langsung bermanfaat untuk memasuki dunia kerja," tambah Puan..

Menko PMK juga menghimbau kepada para guru di SMK N 2 agar turut memantau bantuan uang KIP yang diberikan pemerintah.

Lokasi terakhir yang ditinjau oleh Menko PMK adalah pusat air minum RO dari tenaga solar sel yang dibagi menjadi air minum dan dapat langsung dikonsumsi ataupun sebagai air wudhu yang kemudian disalurkan di sekolah ini. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya