Berita

Nusantara

IBC Desak PT Garam Terbuka Soal Penyaluran Garam Impor

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 02:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Garam impor sudah mulai masuk wilayah Indonesia melalui beberapa pelabuhan di Indonesia pada Kamis (10/8). Untuk itu, PT. Garam (Persero) sebagai pihak yang diberi amanah harus memastikan bahwa garam tersebut diperuntukkan untuk kebutuhan industri kecil menengah (IKM).

Direktur eksekutif Indonesia Budget Control Akhmad Suhaimi mendesak agar PT. Garam (Persero) secara terbuka memberikan data lengkap mengenai industri yang menjadi tujuan penyaluran impor garam.

"Mengingat pernah ada kejadian, garam impor yang sejatinya buat IKM, justru menjadi garam konsumsi, dikarenakan keteledoran internal PT. Garam. Kasus itu bahkan telah menjadikan eks direktur utama PT. Garam sebagaui tersangka," jelasnya kepada redaksi, Jumat (11/8).


PT. Garam, lanjutnya, juga harus memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat, baik data dan fakta lapangan untuk bersama-sama memantau penyaluran garam impor.

"Hal ini dimaksudkan demi kebaikan PT. Garam agar tetap on the track dan agar tidak ada saling curiga dan penyelewengan tidak terulang," sambungnya.

Di samping itu, IBC juga mengingatkan kepada PT. Garam untuk senantiasa menyerap garam petani lokal dengan segala konsekuensi yang ada.  Sehingga tidak ada ketimpangan harga, apalagi jika sampai harga garam petani lokal anjlok.

"Ada imbal balik, PT garam menjamin garam industri stabil dan harga garam petani juga stabil. Itulah keadilan," pungkas Akhmad. [ian]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya