Berita

Elza Syarief/RMOL

Hukum

Penuhi Panggilan KPK, Elza Syarief Datang Bersama Farhat Abbas

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 11:08 WIB | LAPORAN:

. Pengacara Elza Syarief diperiksa penyidik KPK sebagai saksi. Elza akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan menghalangi proses penyidikan KPK dalam perkara korupsi e-KTP dengan tersanga Markus Nari.

"(Saya diperiksa untuk) Markus Nari. (Kasus) menghalang-halangi penyidikan," kata Elza kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/8).

Didampingi oleh pengacara Farhat Abbas, Elza tiba di Gedung KPK pukul 09.45 WIB. Hari ini merupakan panggilan ulang pemeriksaan bagi dirinya. Pada jadwal pemeriksaan sebelumnya, 31 Juli, Elza tidak memenuhi panggilan penyidik KPK dengan alasan sakit.


"Sebetulnya tanggal 31 Juli saya diperiksa tapi saya sakit waktu itu masuk rumah sakit. Sekarang pun masih kurang begitu sehat," katanya.

Elza sempat beberapa kali diperiksa KPK untuk menjadi saksi untuk pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, tersangka kasus korupsi e-KTP dan Miryam S Haryani.

Menurut Elza ia tidak kenal dengan Andi Narogong juga Markus Nari. Sehingga bingung jika harus memberikan keterangan.

"Ya saya terus terang sama Andi Narogong nggak kenal, Markus Nari nggak kenal. Jangankan kenal, lihat mukanya aja saya nggak tahu. Ya saya nggak tahu saya memberi kesaksian apa lagi gitu," ucapnya.

Farhat yang mendampingi Elza mengatakan, seharusnya pemeriksaan bisa ditunda karena persoalan kesehatan Elza.

"Tapi kalau harus dipaksakan berarti harus menyelesaikan pemeriksaan hari ini," ucapnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya