Berita

Olahraga

Usai Direnovasi, SUGBK Diklaim Setara Kandang Bayern Munchen

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 09:53 WIB | LAPORAN:

Hampir Rp 800 miliar dana APBN dikucurkan untuk merenovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Tepatnya, Rp 769.690.878.000, termasuk pajak 10 persen.

Perombakan total dilakukan di sejumlah sektor. Mulai dari rumput hingga fasilitas pendukung stadion. Sehingga, dapat menyulap kandang klub Persija itu menjadi smart stadium, yang lengkap dengan fasilitas smart ticketing.

"Nantinya akan setara Stadion Allianz kandang klub sepakbola Bayern Munchen, Juventus, Ajax atau Stade de France milik Paris Saint Germain," ungkap Project Production Manager PT Adhi Karya Suwardi Setiawan saat dikonfirmasi, Rabu (9/8).


Selain itu, stadion yang berkapasitas awal 120.000 orang saat pertama kali dibangun tahun 1958 itu, kini dipapas menjadi 76.127 tempat duduk. Single seat jenis flip-up buatan China akan menggantikan kayu jati memanjang di tribun penonton. Area penonton juga diklaim akan ramah bagi kaum difabel.

Sementara untuk royal box dan royal lounge atau VVIP akan dilengkapi fasilitas serba impor. Mulai dari marmer statuario dan white carara dari Italia, hingga vinyl impor dari Italia dan Perancis, serta karpet dan kaca anti peluru jenis Senpro produk Amerika.

"Kaca anti peluru Senpro buatan Amerika hanya tiga di dunia. Sudah diuji coba oleh Denjaka (pasukan khusus TNI AL) dan Paspampres. Karena mengacu standar internasional," urai Suwardi.

Kemudian, fasilitas lain yang diperbaharui meliputi kualitas lampu dan pencahayaan terbaik di dunia dengan kemampuan lampu 3.500 lumen. Lalu, trek lintasan atletik yang akan memiliki kualitas kelas satu.

Solar Photovoltaics (PV) atau panel tenaga surya stadion juga disebut sebagai yang tercanggih kedua di dunia. Panel ini memiliki kemampuan daya terbangkitkan per tahun mencapai kapasitas maksimum 760 MWh.

Ada juga fitur CCTV product Avigilon, Canada. Kelas 7-K, atau yang tertinggi di kelasnya. CCTV ini memiliki kemampuan pengenalan wajah (face recognition). Fitur ini juga mampu mengawasi pergerakan orang-orang mencurigakan. Serta, terkoneksi ke Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

Karet sintetis lintasan atletik akan menggunakan produk Rekortan dari Jerman. Produk asal Jepang pun diimpor untuk memberikan fasilitas maksimal pada lapangan sepakbola dan lintasan atletik.

Sound system juga tak luput dari renovasi. Bahkan sound system sudah sempat diujicobakan saat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi meninjau renovasi SUGBK, Selasa (8/8) sore. Menpora mengaku puas dengan suara jerni yang dihasilkan sound system baru.

"Bagus kan sound systemnya? Jernih tidak pecah. Ini kelas dunia lho," kata Imam saat itu.

Tak hanya fasilitas serba modern, SUGBK juga akan dilengkapi museum yang akan menjadi rekam jejak historis stadion. Termasuk, sejumlah prestasi olahraga Indonesia.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) SUGBK, Winarto mengatakan, museum tersebut juga akan menyatu dengan bagian stadion seperti markas klub sepakbola Eropa.

"Nanti, ada museum olahraga seperti stadion luar negeri. Museumnya akan diisi berbagai macam benda bersejarah. Baik proses pembangunan stadion, hingga prestasi olahraga dan profil atlet nasional," timpal Winarto.

Area luar stadion akan dibangun sejumlah cafe dan restoran. Sehingga warga yang berolahraga di sekitar stadion dapat beristirahat sekaligus melepas dahaga dan lapar. Hal itu juga ditunjang area parkiran kendaraan yang memadai.

"Ada juga coffee shop dan restoran. Jadi, nanti orang ke SUGBK bukan hanya sekedar olahraga. Setelah itu mereka bisa nongkrong," pungkasnya. [ian]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

In Memorian Try Sutrisno: Pemikiran dan Dedikasi

Senin, 02 Maret 2026 | 18:14

Cek Jadwal One Way, Ganjil-Genap, dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 18:12

Lebaran di Ambang Kelangkaan BBM

Senin, 02 Maret 2026 | 18:04

Konflik Iran-Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik

Senin, 02 Maret 2026 | 18:00

Benahi Tol Sumatera Jelang Mudik 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:46

Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK

Senin, 02 Maret 2026 | 17:28

Ayatollah Alireza Arafi dan Masa Depan Republik Islam Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 17:13

Waka MPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Gejolak Selat Hormuz pada APBN

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

Adkasi Minta Evaluasi Kebijakan Transfer Keuangan Daerah

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 | 16:59

Selengkapnya