Berita

Moenir Ari Soenanda/Net

Dunia

Pengusaha Bolivia Siap Jadikan Indonesia Mitra Bisnis Prospektif

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 06:34 WIB | LAPORAN:

Para pengusaha Bolivia menyatakan minat untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan kerjasama bisnis dengan Indonesia.

Minat itu disampaikan oleh para pengusaha Bolivia yang tergabung dalam Kamar Industri, Dagang, Jasa dan Pariwisata Santa Cruz atau Camara de Industria, Comercio, Servicio y Turismo (CAINCO) dalam acara Business Forum bertajuk Peluang Bisnis Indonesia-Bolivia yang digela KBRI Lima di Santa Cruz, Bolivia, 27 Juli lalu.

Duta Besar RI Lima Moenir Ari Soenanda menyampaikan bahwa business forum ini dimaksudkan sebagai forum untuk membangun hubungan dengan asosiasi bisnis dan pengusaha Bolivia, mempromosikan peluang ekonomi dan bisnis yang terbuka dan dapat dimanfaatkan pengusaha Bolivia.  


"Termasuk mengenalkan kekayaan alam dan potensi yang dimiliki Indonesia kepada para pengusaha," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Rabu (9/8).

Moenir menyatakan bahwa hubungan bisnis dan perdagangan antara Indonesia dan Bolivia dari waktu ke waktu terus mengalami perkembangan positif. Tercatat, tahun 2016 ekspor Indonesia mencapai 30,47 juta dolar AS, 2015 sebesar 39,17 juta dolar AS dan 2014 senilai 34,82 juta dolar AS.

"Ekspor Bolivia tahun 2016 sebesar 15.490 dolar AS antara lain berupa tepung cereal (cereal flour). Ekspor tertinggi dicapai tahun 2015 senilai 128.612 dolar AS. Tahun 2014 mencapai 34.827 dolar AS," urainya.

Dalam perdagangan bilateral, saat ini Indonesia merupakan mitra dagang ke-73 sebagai tujuan ekspor Bolivia, dan mitra dagang ke-26 sebagai sumber impor. Produk-produk Bolivia yang potensial memasuki Indonesia antara lain adalah susu bubuk, soyabeans, tepung kedelai, cake kedelai dan citrus lemon.

"Selain itu, ada juga produk tambang seperti zinc dan tembaga (copper)," sambung Moenir.

Pada dasarnya terdapat peluang besar untuk mengembangkan hubungan bisnis dan perdagangan antara kedua negara. Untuk mengetahui lebih mendalam dan mengeksplorasi peluang bisnis adalah melalui partisipasi pada pameran dagang dan industri. Dengan menghadiri pameran dagang, para pengusaha akan dapat bertemu langsung dengan pengusaha Indonesia, produsen, dan eksportir dari berbagai produk indsutri.

"Salah satu pameran penting untuk melihat dan mengeksplorasi produk Indonesia adalah pameran 32nd Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 tanggal 11 hingga 15 Oktober 2017," sambungnya.

Sementara itu, Wakil Presiden CAINCO, Mrs Rosario menyatakan bahwa pihaknya sempat berpikir tidak mungkin adanya hubungan perdagangan luar negeri. Namun setelah melalui forum tersebut, mereka sekarang menjadi suatu yang mungkin (possible).

Menurutnya, perdagangan dengan Asia adalah sesuatu yang mungkin dan peluang untuk melakukan perdagangan dengan negara seperti Indonesia akan memberikan harapan besar bagi pengusaha Bolivia.

"Pada hari ini kita akan mendapatkan informasi tentang ekonomi dari negara yang sebelumnya menghasilkan bahan baku (raw materials) ke produk dengan nilai tambah tinggi (high value added). Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Indonesia adalah menjadi bagian dari G20, kelompok negara dengan ekonomi terbesar di dunia," ujarnya.

"CAINCO dengan senang hati siap untuk meningkatkan hubungan bisnis dengan Indonesia," tutupnya. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya