Berita

Dunia

90 Ribu Pengunjung Ramaikan Festival Indonesia Moskow 2017

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 01:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kedutaan Besar Republik Indonesia menggelar Festival Indonesia dengan di Hermitage Garden, Moskow pada 4-6 Agustus 2017 kemarin.

Festival kedua yang bertemakan "Visit Wonderful Indonesia: Enjoy its Diversity" mendapat sambutan yang sangat meriah dari warga Rusia. Mereka disuguhi tidak hanya berbagai macam pertunjukan budaya, tetapi juga makanan dan buah-buahan khas Indonesia.

Festival Indonesia Moskow 2017 memang menyuguhkan serangkaian kegiatan yang diawali dengan Forum dan Temu Bisnis Minyak Kelapa Sawit tanggal 3 Agustus 2017,  Forum Bisnis Indonesia-Rusia tanggal 4 Agustus 2017, dan temu bisnis, pameran produk Indonesia, termasuk dari usaha kecil dan menengah, serta pertunjukan seni budaya.


Di Forum Bisnis Indonesia-Rusia ditandatangani tiga Memorandum Saling Pengertian (MoU) yaitu, MoU antara KADIN DKI Jakarta dengan KADIN Kota Moskow, MoU antara KADIN Jawa Tengah dengan KADIN Samara, dan MoU antara JSC "Institute "Orgenergostroy" dengan PT Surveyor Indonesia (Persero).

Secara terpisah ditandatangani juga kesepakatan kerja sama antar provinsi dan kota kedua negara. Provinsi DKI Jakarta menandatangani Program Kerja Sama untuk tahun 2017-2019 dengan Kota Moskow. Sedangkan Provinsi Jawa Barat dengan Bashkortostan, Provinsi Jawa Tengah dengan Sverdlovsk region dan Kota Medan dengan Kota Rostov on Don menandatangani “Agreed Minutes” tentang keinginan untuk menjalin kerja sama.

Penyelenggaraan Festival kali ini lebih besar dari tahun lalu. Jumlah peserta dari Indonesia bertambah drastis, dari sekitar 400 orang delegasi tahun 2016 menjadi sekitar 1000 orang yang berasal dari berbagai kalangan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku bisnis dan tim seni budaya. Pada Festival tahun lalu hanya terdapat 30 kios, dan kali ini menjadi 70 kios. Sementara itu, pengunjung tahun lalu sebanyak 68.297 orang, tahun ini mencapai sekitar 91.600 orang.

Daerah-daerah yang ikut serta pada Festival Indonesia Moskow 2017, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Medan, Samosir, Bekasi, Bogor, Tangerang Selatan, Banten, Cilacap, Semarang, Kediri, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Boyolali, Badung, Parigi Moutong, dan Fakfak. Di antara delegasi daerah tersebut, sebanyak 5 Gubernur dan 8 Walikota dan Bupati memimpin langsung delegasi daerahnya.

Selain yang tergabung dengan daerah masing-masing, pelaku usaha lainnya yang turut memeriahkan Festival adalah House of Ferry Sunarto, Steffie Collection, Yose Art Indonesia, Anya Design Handycraft, Butik Nunik Mawardi, IRD Fashion, Rumah Kreatif Jogja, Tenun Gaya, Batik Soemma, Delima Candi Amaizing, Tanah Air Beta Nusantara, Cristalia Eisha, Hanung Crafts, Flypower Indonesia, Batik Soul Guitar, Bank Indonesia Provinsi Bali, Koperasi Mitra Sarana Perjuangan, Gumkemindo Penggerak Niaga, Global Mice Indonesia, GAPKI, Blanco Coffee Indonesia, Tehnika Ina, Badan Promosi Pariwisata Bali, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Kadin DKI Jakarta, Kadin Jawa Tengah dan Kadin Semarang.

Para pengunjung menyaksikan tarian-tarian, lagu-lagu, permainan alat musik dan juga tampilan pakaian tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Selain itu ada juga kelas membatik, kelas bahasa Indonesia, demo memasak, peragaan pencak silat, peragaan busana, pameran foto, selancar dan menyelam, upacara pernikahan adat, pagelaran wayang kulit, spa therapy, workshop musik dan tari daerah, pelayanan informasi dan tayangan video pariwisata tentang Indonesia.

Festival dibuka bersama-sama oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, Duta Besar RI untuk Federasi Rusia M. Wahid Supriyadi, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata Kiki Handayani, Direktur Asia Ketiga Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia Vorobyeva Ludmila Georgievna, Perwakilan Pemerintah Kota Moskow Dridze Evgeniy  Borisovich, dan Ketua Dewan Bisnis Rusia-Indonesia Mikhail Kuritsyn.

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita yang hadir di Moskow, memberikan dorongan untuk lebih meningkatkan kerja sama kedua negara. Selain menghadiri dan membuka Festival, serta bertemu dengan sejumlah pejabat di Rusia, Menteri Perdagangan RI juga mengunjungi Paviliun Produk Indonesia di Foodcity.

Menurut Enggartiasto Lukita, pasar Rusia sangat potensial bagi produk-produk Indonesia. Kedua negara dapat saling melengkapi. Produk Indonesia dibutuhkan di Rusia, sementara Indonesia juga membutuhkan investasi dan produk berteknologi tinggi dari Rusia.

Penyelenggaraan Festival Indonesia Moskow 2017 didukung oleh sejumlah instansi dan lembaga di Indonesia dan Rusia, seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan.

Pihak swasta yang mendukung dan sebagai mitra pada Festival ini antara lain Sinar Mas, Badan Pengelola dan Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Pertamina, Tehnika Ina, House of Ferry Sunarto, Indonesia Eximbank, Kapal Api Global, Tora Bika dan Good Day.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia, M. Wahid Supriyadi mengatakan Festival ini merupakan ajang promosi perdagangan, pariwisata dan investasi terpadu di Rusia dalam satu tempat.

Pada Festival kali ini disediakan tempat khusus untuk business matching  dan tercatat sekitar 25 instansi atau perusahaan yang melakukan pertemuan, di luar yang dilakukan secara personal di tempat terpisah.  

"Festival ini sejalan dengan program diplomasi ekonomi untuk  lebih mendorong peningkatan nilai ekspor Indonesia ke Rusia, arus investasi dan wisatawan Rusia ke Indonesia," kata Duta Besar M. Wahid Supriyadi dalam siaran persnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival ini. "Diharapkan tahun depan akan lebih baik lagi," tandasnya. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya