Berita

Politik

Menko PMK Beri Apresiasi Penyelenggara Lebaran 2017

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 00:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, menyerahkan piagam Penghargaan Prestasi Penyelenggara Lebaran 2017 atau 1 Syawal 1438 H kepada menteri/lembaga pemerintah serta BUMN yang terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan Lebaran 2017.

Pemberian apresiasi ini merupakan inisiasi dari Unit Kerja Presiden (UKP) Pembinaan Ideologi Pancasila dan dilaksanakan di Gedung Krida Bhakti, Jakarta (Selasa, 1/8).

"Penanganan mudik Lebaran 1438 H menjadi momentum yang berharga bagi pemerintah untuk memperlihatkan capaian positif yang terasa dan menyentuh langsung masyarakat. Penanganan di tahun 2017 dirasakan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dengan jumlah pemudik yang lebih banyak dari tahun 2016," kata Puan.


Menurut Puan, penyelenggaraan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya karena sudah mulai dilakukan sejak perencanaan, pengecekan kesiapan infrastruktur jalan, penyiapan manajemen dan rekayasa lalu lintas operasional di lapangan, pengecekan kesiapan sarana angkutan, dan penyiapan fasilitas pendukung seperti kesiapan lokasi istirahat (rest-area), pos kesehatan dan ketersediaan BBM.

"Pihak pemerintah telah bekerja keras dan berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana transportasi dalam arus mudik Lebaran 2017. Berbagai strategi yang dilakukan diantaranya pilihan jalur mudik diperbanyak, pembangunan parking bay, flyover dan tol fungsional Trans Jawa dan Trans Sumatera," lanjut Puan.

Selain itu koordinasi yang intensif dengan para stakeholder, ramp check, pelayanan posko kesehatan terpadu, dan fasilitas lainnya.

Sementara Kepala UKP PIP, Yudi Latief  mengatakan kegiatan Apresiasi Prestasi Penyelenggara Lebaran 2017, 1 Syawal 1438 H bertujuan untuk memberikan apresiasi atas keberhasilan dalam pengamanan, pengendalian, dan kelancaran dalam penyelenggara lebaran 2017.

Penghargaan tersebut diberikan kepada 15 Kementerian/Lembaga (K/L) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan aktif dalam penyelenggaraan Lebaran 2017 lalu.

"Acara hari ini ingin mengapresiasi kinerja positif aparatur Negara dan masyarakat yang telah menunjukan semangat gotong royong. Penghargaan serupa akan diberikan secara berkala dan diharapkan dapat bergandengan tangan dengan Pokja Revolusi Mental," harap Yudi.

Di antara kementerian yang mendapat apresiasi antara lain Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, Kementerian Perdagangan, Kemeterian PUPR, Kemeterian Ketenagakerjaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, Kementerian Agama, Kementerian Pertanian dan Kementerian Kominfo. [ysa]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya