Berita

Pesan Kunci

Siapa Perempuan Pendamping Jokowi di 2019?‎

Ada Susi, Ada Rita‎
SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 16:52 WIB | OLEH: HENDRI SATRIO

SEYOGYANYA lebih mudah mendapatkan pendamping Jokowi dibandingkan dengan penantang Jokowi di 2019. Nah ada beberapa kandidat yang berpeluang mendampingi Jokowi di 2019 termasuk tokoh Perempuan.

Ada 2 kategori tokoh perempuan yang berpeluang mendampingi Jokowi di 2019 hasil dari diskusi di KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) ‎
‎
Pertama adalah ‎Para Menteri perempuan di Kabinet Kerja. Bila mengacu pada kategori ini, maka ada 3 nama yang sangat berpeluang. Pertama adalah Susi Pudjiastuti yang memiliki popularitas tinggi selama menjadi Menteri Perikanan. Kedua adalah Puan Maharani, Menko PMK yang juga cucu proklamator Republik Indonesia. Ketiga adalah Sri Mulyani, Menteri Keuangan andalan Jokowi yang sangat dekat dengan penguasa ekonomi dunia barat.‎
‎

‎
Selanjutnya adalah para ‎pemimpin daerah, baik Bupati atau Walikota. Untuk pemimpin daerah ada 3 nama yang berpeluang. Pertama adalah Tri Rismaharini, Walikota Surabaya yang baru saja menolak pinangan PDIP maju menjadi Gubernur Jawa Timur. Kedua adalah Rita Widyasari, Bupati Kutai Kartanegara asal Golkar yang juga sedang berancang ancang maju menjadi Gubernur Kalimantan Timur. Ketiga adalah Siti Mashita, Walikota Tegal yang mampu dikenal memberdayakan ekonomi kota Tegal.

Kendati ada beberapa nama lagi seperti Khofifah Indar Parawansa, Airin Rachmi Diany atau bahkan Ani Yudhoyono, 6 nama diawal tadi dinilai Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) sebagai sosok perempuan yang paling berpeluang mendampingi Jokowi di 2019.

Dari nama-nama yang disebutkan tadi, KedaiKOPI mengambil dua nama yang paling berpeluang, masing-masing kriteria 1 orang. Kriteria Menteri diwakili oleh Susi Pudjiastuti. Susi dicitrakan  paling berpeluang, karena popularitasnya yang bisa membantu mendongkrak elektabilitas Jokowi menjadi lebih tinggi lagi. Susi lebih diunggulkan dari Sri Mulyani yang masih kesulitan membuat ekonomi Indonesia lebih baik atau Puan Maharani yang sudah diunggulkan sebagai ketua DPR periode 2019 kelak.

Rita Widyasari diunggulkan KedaiKOPI untuk mendampingi Jokowi kelak. Alasannya, Rita berasal dari Golkar partai politik pendukung Jokowi. Nama Rita mulai kinclong sejak mampu membawa daerah yang dipimpinnya menjadi daerah terpandang di Indonesia. Selain itu namanya cukup moncer dan diterima di kalangan petinggi Golkar.

Mengapa bukan Risma? Risma ini unik, Risma sering sekali menolak lamaran untuk menjadi pemimpin skala yang lebih tinggi. Sebagai catatan, Risma sudah menolak pinangan PDIP dua kali. Sebelum Jawa Timur, Risma juga menolak untuk maju di DKI Jakarta. Pasti Jokowi juga berhitung, pasti beliau juga akan terpukul bila ditolak Risma.‎

Nah menurut Anda, siapa yang lebih berpeluang, Susi atau Rita, atau Anda memiliki kandidat lain untuk mendampingi Jokowi di 2019.‎ [***]

Penulis adalah Polster KedaiKopi

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya