Berita

Politik

Gerindra Belum Putuskan Pasangan Yang Akan Diusung Pada Pilgub Jabar

SELASA, 25 JULI 2017 | 15:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Gerindra belum mengeluarkan keputusan resmi terkait nama- nama calon yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat.

Sejauh ini pihaknya masih mengacu pada hasil Rapimda, yang memutuskan akan mengusung Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi.

"DPP belum mengeluarkan keputusan apapun terkait nama- nama yang akan diusung dalam Pilkada Jabar 2018. Kami masih fokus kepada hasil Rapimda," ujar Mulyadi, Selasa, (25/7).


Karena itu dia membantah pernyataan Ketua Umum PKS Sohibul Iman bahwa partainya dan Gerindra sepakat mendukung Deddy Mizwar dan Akhmad Shaikhu.

"Tinggal menunggu gong-nya saja. Dalam waktu dekatlah, kita tunggu saja," kata Sohibul beberapa hari sebelumnya.

Meski demikian Mulyadi mengaku mengapresiasi langkah PKS dalam mengusung kandidat tersebut. Hanya saja Mulyadi menegaskan bahwa Gerindra memiliki mekanisme khusus dalam mengusung calon yang telah disepakati  oleh DPP.

"Tentunya kita mengapresiasi konteks duet Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu sebagai langkah konsolidasi internal dari kubu PKS. Namun, Gerindra juga sudah punya hasil yang disepakati dilevel DPP dengan melakukan simulasi- simulasi dan survei terkait kebutuhan dan keinginan masyarakat Jawa Barat," jelas Mulyadi.

Dengan beredarnya isu ini, Mulyadi mengatakan dirinya akan kembali melakukan konsolidaso ke internal partai.

"Hingga hari ini, Ketua Umum Gerindra masih meminta saya untuk terus melakukan sosialisasi. Maka, saya akan tetap menjalankan amanah Rapimcab dan Rapimda Partai Gerindra," tegas Mulyadi.

Rapimda Partai Gerindra Jawa Barat di Bogor pada 1-2 Mei 2017 lalu menghasilkan dukungan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, untuk menjadi calon gubernur atau calon wakil gubernur Jawa Barat pada Pilgub Jabar 2018.[zul]

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya