Berita

Politik

Pemerintah Harus Memacu Industri Perkapalan

SELASA, 25 JULI 2017 | 08:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Kapasitas galangan di Indonesia masih kurang dibandingkan dengan jumlah kapal yang membutuhkan perbaikan sehingga kapal harus bersandar beberapa hari menunggu giliran perbaikan.

Dan kini, meskipun ada 250 industri galangan kapal yang memproduksi kapal dari segala bentuk, namun perkembangannya belum maksimal.

Ini patut disesalkan. Sebab Indonesia, yang terletak di perlintasan pelayaran, sangat berpotensi dalam pengembangan industri perkapalan. Dan karena itulah pemerintah harus terus memacu industri perkapalan agar tahun 2025 bisa menjadi industri strategis.


Demikian disampaikan Nur Subeki saat ujian terbuka program doktor di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM). Menurut Subeki, persoalan yang sering muncul adalah munculnya distorsi, tegangan sisa, dan mudah terjadi retak fatik dalam sambungan las.

Menurut dosen Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, distorsi yang timbul pada sambungan las dapat diluruskan dengan pemanasan ulang. Hanya saja cara ini sangat menurunkan ketahanan korosi bahan.

"Metode yang baik digunakan untuk menanggulangi distorsi dan tegangan sisa meliputi preheating dan thermal tensioning yang merupakan metode stress relieve dengan bantuan panas selama pengelasan," kata Subeki, yang juga mantan aktivis IPM, IMM dan Pemuda Muhammadiyah ini.

Nur Subeki berupaya menemukan metode yang tepat untuk memperbaiki perilaku perambatan retak fatik pada pengelasan busur inti fluks (FCAW) dengan baja ASTM A 36. Dia meneliti dengan mengembangkan metode stress relief berbasis efek pemanasan dengan metode secondary heating, kombinasi cooling rate, static thermal tensioning (STT), dan transient thermal tensioning (TTT).

Hasilnya menunjukkan metode stress relief pada proses FCAW memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kualitas sambungan las. Penggunaan penambahan suhu pada proses pengelasan dengan metode secondary heating mampu meningkatkan kemampuan menahan laju perambatan retak fatik.

Penggunaan metode STT dan TTT pada proses pengelasan dapat mereduksi distorsi dan meningkatkan sifat mekanik. Penambahan suhu 200 derajat celsius pada setiap perlakuan pengelasan merupakan suhu optimal untuk mereduksi distorsi.

“Penambahan suhu 200 derajat celcius dalam setiap pengelasan juga bisa meningkatkan sifat mekanis, membentuk struktur mikro ferit acikular, dan menghambat laju perambatan retak fatik," demikian Nur Sebeki, menjelaskan ulang kepada redaksi. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya