Berita

Politik

Akankah Para Pengkritik Novanto Akan Menghajar Jokowi?

SENIN, 10 JULI 2017 | 03:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Presiden AS, Donald Trump di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Hamburg, Jerman pada Sabtu kemarin, (8/7) mengingatkan publik akan sosok Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dan Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

Karena dalam pertemuan keduanya, Jokowi menyebut ada jutaan penggemar Trump di Indonesia. Bahkan jutaan penggemar tersebut menantikan kedatangan Presiden AS yang kebijakan-kebijakannya mengundang kontroversi.

Novanto dan Fadli pernah bertemu Trump pada 3 September 2015 lalu di Trump Tower, New York, Amerika Serikat. Saat itu Trump masih sebagai capres. Sementara Hary Tanoe merupakan mitra bisnis Trump.


"Syukur Alhamdulillah, Presiden kita berteman dg Trump, spt HT, SN dan Fadli Zon. Million of fans waiting for you, Pak Trump," cuit akun Twitter @bambangelf dengan emoticon tertawa.

Novanto dan Fadli sendiri mendapat sorotan setelah bertemu Trump. Kritikan semakin kencang karena Setya Novanto ketika itu menjawab "Ya, sangat," saat ditanya Trump, "Apakah orang di Indonesia menyukai saya?"

Karena itu, netizen lainnya mempertanyakan para pihak yang mengkiritik Novanto ketika itu tapi sekarang malah dim ketika Jokowi mengklaim ada jutaan penggemar Trump di Indonesia.

"Setnov, Fadlizon bilang fans Trump di Indonesia langsung main bully. Giliran jokowi yg gitu,  mingkem lu," sentil @tiaraboni. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya