Berita

Politik

Buka Bersama TMP Jadi Pertemuan Para Aktivis Mahasiswa

JUMAT, 23 JUNI 2017 | 06:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sekitar 800 orang memenuhi kantor DPP Taruna Merah Putih (TMP) di jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka hadir untuk merayakan kebersamaan dan kebhinekaan yang dikemas dalam acara buka puasa bersama TMP.

Di antara mereka ada sekitar 120 anak yatim yang mendapat santunan dan bantuan. Hadir pula sejumlah pimpinan gerakan mahasiswa yang memeriahkan acara. Di antara mereka adalah Ketua Umum KAMMI Kartika Nur Rakhman, Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir, Sekjen GMNI Pius Brio, Ketua Umum GMKI  Sahat Martin Philip Sinurat, Ketua Umum PMKRI Angelius Wake Kako. Ketua Umum Presidium Pusat HIKMAHBUDHI Sugiartana, perwakilan DPP KMHDI serta perwakilan DPP IMM.

Hadir pula pimpinan Garda Pemuda Nasdem, Banser Ansor dan Gema Hanura. Juga hadir Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indoneesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia dan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Sukur Nababan dan Arteria Dahlan.


Acara ini berlangsung sangat meriah sekali sehingga peserta tumpah ke ruah dan memacetkan jalan Cik Ditro.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP TMP, Maruarar Sirait mengajak semua para hadirian dan terutama para aktivis gerakan mahasiswa untuk terus menjaga dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan seharu-hari. Maruarar pun memuji Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid yang menjadi pembicara tunggal dalam acara buka puasa bersama ini.

Menurut Maruarar, Sinta Nuriyah merupakan sosok pemersatu bangsa, yang membuktikan kesetiannya pada Pancasila bukan semata dalam perkataan melainkan juga dalam perbuataan. Sinta Nuriyah, sebagaimana sang suami Presiden Ke-4 KH Abdurrahman Wahid merupakan, sosok penjaga Pancasila.

"Saya hormat betul kepada Ibu Sinta Ini. Beliau adalah pembela Pancasila lahir dan bathin. Dan ini terlihat dari perkataanya selama ini, juga dalam acara yang beliau selenggakan. Pergaulannya pun jelas menunjukkan bahwa beliau adalah menjaga Pancasila," kata Maruarar.

Maruarar tahu persis posisi Gus Dur dan Sinta Nuriyah dalam menjaga Pancasila sebab keluarga Gus Dur dan keluarga ayahnya Sabam Sirait sangat dekat.

"Ibu Sinta ini teladan yang sungguh. Tidak banyak pemimpin yang menjadi teladan dalam Pancasila yang membuktikannya dalam kehidupan nyata," demikian Maruarar. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya