Berita

Politik

PDIP Beri Sentuhan Kemanusiaan Bagi Pemudik Gotong Royong

KAMIS, 22 JUNI 2017 | 15:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sentuhan kemanusiaan disisipkan dalam acara Mudik Gotong Royong PDI Perjuangan yang digelar dengan kereta api pada kemarin (21/6) dan bus pada hari ini, Kamis (22/6).

"Tidak hanya mudik gratis. Bingkisan lebaran juga disampaikan. Selain itu sopir dan kondektur pun kami beri perhatian khusus. Di setiap bus ada pemimpin rombongan yang menggunakan rompi partai. Dengan demikian keselamatan dan kenyamanan benar-benar kami  perhatikan," ujar Ketua Panitia Mudik Gotong Royong 2017 Alex Indra Lukman disela-sela pelepasan pemudik di Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis, (22/6).

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat itu lebih lanjut menjelaskan bahwa mudik gratis hari ini akan menggunakan bus yang berjumlah 116 bus. Angka ini adalah bentuk penghormatan dalam rangka memperingati 116 tahun Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia Bung Karno, tahun 1901-2017.


"Rombongan mudik hari ini akan menuju ke beberapa tujuan mudik antara lain Sumatera Barat, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur dengan total 5.800. Dan untuk menambah kenyamanan pemudik setiap armada bus telah disiagakan kepala rombongan yang akan bertugas melaporkan perjalanan sampai ke tujuan," ujar Alex.

Ditambahkannya, Mudik Gotong Royong ini adalah komitmen PDI Perjuangan untuk selalu menjaga dan merawat budaya silaturaim tahunan lebaran yang biasa dilakukan para perantau.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan  Hasto Kristiyanto yang hadir di acara tersebut menyebutkan "Mudik Gotong Royong" ini merupakan tradisi PDI Perjuangan yang telah dilakukan dan telah menjadi tradisi Partai sejak tahun 2003.

"Partai menyatukan diri dengan kehendak masyarakat yang ingin menggunakan momentum Idul Fitri untuk dihikmati tidak hanya sebagai hari kemenangan setelah menjalankan puasa 1 bulan lamanya, namun juga sebagai momentum untuk ber halal bihalal. Mudik lebaran ini dilakukan dengan cara gotong royong seluruh kader partai," beber Hasto. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya