Berita

Hary Tanoesoedibjo/Net

Politik

Hary Tanoe: Saya Tidak Memiliki Kapasitas Apapun Mengancam Jaksa

SELASA, 20 JUNI 2017 | 10:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menegaskan, dirinya tidak punya kapasitas apapun sehingga bisa mengancam jaksa melalui Short Messenger Service/SMS atau aplikasi whatsapp (WA).

"Bagaimana mungkin HT dikatakan menakut-nakuti atau mengancam sementara HT tidak memiliki kapasitas apapun," kata Hary melalui rilis pers, Selasa (20/6).

Menurut Hary, sebelum masuk kepada substansi kalimat di SMS ataupun WA dimaksud, harus dilihat dulu kapasitasnya. Sebagai ketua umum partai, Perindo masih tergolong baru yang belum memiliki anggota dewan. Atau dikatakan sebagai pengusaha dan pimpinan MNC Group juga tidak dalam kapasitas memiliki kekuasaan.


"Kalimat di atas disampaikan sebagai alasan yang melatarbelakangi HT masuk ke dunia politik dengan aspirasi menjadi pemimpin. Tapi ini belum terjadi," tegasnya.

Jika pun menjadi pemimpin, ia ingin menerapkan penegakan hukum yang baik dengan memberantas oknum-oknum yang semena-mena, transaksional, dan abuse of power.

"Penjelasan ini penting karena ahli bahasa biasanya hanya melihat isi dari SMS/WA, tanpa mempertimbangkan kapasitas dari yang membuat SMS/WA," tandasnya.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya