Rajamohanan/net
Rajamohanan/net
Hal itu diungkapkan Handang dalam persidangan lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa kasus dugaan suap pejabat Dirjen Pajak di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (13/6).
Awalnya Handang bertemu dengan Mohanan di sebuah restoran di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut Mohanan menceritakan permasalahan pajak perusahaan tempatnya bekerja yakni restitusi pajak, Surat Tagihan Pajak Pertambahan Nilai (STP PPN) serta penolakan permohonan pengampunan pajak yang diajukan perusahaannya. Untuk sanksi dari tungakan pajak, Mohanan menambahkan satu jari. Saat itu STP PPN PT EK Prima sebesar Rp52 miliar dan sanksi hingga mencapai Rp78 miliar.
Populer
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Senin, 13 April 2026 | 08:21
UPDATE
Jumat, 17 April 2026 | 14:16
Jumat, 17 April 2026 | 14:15
Jumat, 17 April 2026 | 14:11
Jumat, 17 April 2026 | 14:05
Jumat, 17 April 2026 | 14:01
Jumat, 17 April 2026 | 13:50
Jumat, 17 April 2026 | 13:41
Jumat, 17 April 2026 | 13:39
Jumat, 17 April 2026 | 13:31
Jumat, 17 April 2026 | 13:22