Berita

Fatimah Husein Assegaff/RMOL

Hukum

Telat Setengah Jam, Kak Emma Hanya Lemparkan Senyum

SELASA, 13 JUNI 2017 | 12:07 WIB | LAPORAN:

Fatimah Husein Assegaff alias Kak Emma memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ), Selasa (13/6).

Emma diagendakan bersaksi untuk tersangka Habib Rizieq Shihab (HRS) di kasus dugaan pornografi.

Pantauan di lapangan, Emma datang didampingi dua orang kuasa hukumnya dengan mengenakan gamis warna biru dan kerudung putih motif bunga.


Langkahnya terlihat tergesa-gesa, saat tiba di Gedung Ditreskrimsus PMJ sekira pukul 10.30 WIB. Ia terlambat 30 menit dari jadwal pemeriksaan pukul 10.00 WIB.

Emma hanya melempar senyum tanpa komentar, saat awak media menanyakan perkembangan kasusnya.

"(Agendanya) pemeriksaan saksi untuk HRS. Udah ya, udah terlambat nih. Jadi mau BAP kita," ujar pengacara Kak Emma, Ahmad Ardiansyah di Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya, Emma mangkir dalam agenda pemeriksaan saksi yang dijadwalkan, 6 Juni 2017 lalu. Saat itu, kuasa hukum Emma mengabarkan polisi bahwa kliennya batal hadir karena sakit. Pemeriksaan pun dijadwalkan satu minggu berikutnya, tepatnya hari ini.  

Seperti diketahui, kasus dugaan chat pornografi diduga melibatkan pemimpin FPI Rizieq Shihab dan Firza Husein, mencuat sejak akhir Januari 2017. Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Firza dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 UU 44/2008 tentang Pornografi.

Sedangkan Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29, Pasal 6 juncto Pasal 32 dan Pasal 9 juncto Pasal 35 UU 44/2008 tentang Pornografi.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya