Berita

Politik

PP Bamusi PDI Perjuangan Resmikan Majelis Taklim Al-Taufiq

SABTU, 03 JUNI 2017 | 05:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan, malalui Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), ingin mewujudkan Islam nusantara yang berkemajuan untuk Indonesia Raya, yaitu Islam yang rahmatan lil alamin. PDI Perjuangan menilai bahwa Bung Karno menjadikan Islam sebagai inspirasi peradaban dan kemajuan. Bung Karno pun menjadikan Islam sebagai landasan terpenting dalam mewujudkan kemerdekaan, sebab dalam merdeka itu berarti Indonesia terbebas dari segala bentuk penjajahan dan penindasan.

Demikian disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiayanto saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian Majelis Taklim al-Taufiq dan rangkaian kegiatan Bamusi selama bulan Ramadhan di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat sore (2/6).

Hasto menjelaskan, sebagai pemimpin negara-negara di Asia dan di Afrika, jasa Bung Karno terhadap dunia Islam sangat lah besar. Pada tahun 1956 misalnya, Bung Karno mendesak pemerintah Rusia di bawah Presiden Nikita Khrushchev agar membuka kembali Masjid Biru di St Petersburg yang ditutup. Atas jasa besar Bung Karno masjid yang telah ditutup dan dijadikan gudang oleh pemerintahan Rusia ini akhirnya dibuka dan difungsikan kembali untuk umat Islam. Ini lah bentuk perjuangan Bung Karno untuk peradaban Islam.


Bung Karno juga yang meminta Presiden Rusia Nikita Khrushchev untuk menemukam makan Imam Bukhari, yang merupakan imam dalam ilmu hadits. Saat itu,  Nikita Khrushchev meminta Soekarno datang ke Rusia. Namun Soekarno mengajukan syarat bahwa ia akan datang ke Rusia bila pemerintah Rusia mememukan makam Imam Bukhari. Setelah makam Imam Bukhari ditemukan, akhirnya Soekarno mengunjungi Moskow dan berziarah ke makam Imam yang sangat dikaguminya ini di Samarkand.

"Ini lah di antara langkah-langkah dan perjuangan Bung Karno yang menjadikan Islam rahmatan lil alamin menjadi jalan peradaban. Dan Islam rahmatan lil alamin inilah yang terus menerus kami wujudkan. Bamusi merupakan jembatan PDI Perjuangan dengan peradaban Islam itu," kata Hasto.

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan sebagai rumah kebangsaan senantiasa membuka diri terhadap berbagai nilai-nilai yang hidup subur di tengah-tengah masyarakat Indonesia sejak jaman dahulu kala hingga saat ini. Salah satu nilai-nilai yang hidup dan tumbuh subur dalam kebudayaan bangsa Indonesia adalah nilai-nilai Islam yang telah beralkulturasi dengan nilai-nilai budaya asli bangsa Indonesia yang kemudian berkembang menjadi agama yang rahmatan lil alamin, toleran dan hidup berdampingan dengan pemeluk agama-agama dan kepercayaan lainnya secara damai dan bergotong royong.

"Komitmen PDI Perjuangan untuk mengembangkan nilai-nilai Islam melalui Bamusi adalah dalam rangka membangun dan memperkukuh nilai-nilai Islam Indonesia. Maka Bamusi kita minta terus menerus mensosialisasikan pemikiran Bung Karno dan Islam," kata Hasto.

Sementara itu, Dewan Penasihat Bamusi, Ahmad Basarah, mengatakan bahwa Bung Karno itu salah seorang santri dan ustadz, sebab ia belajar Islam pada KH Ahmad Dahlan dan kemudian menjadi Ketua Majelis Pengajaran Muhammadiyah di Bengkulu pada tahun 1938 sampai dengan 1942. Hidup dalam lingkungan Muhammadiyah, saat menjadi Presiden, NU dalam muktamarnya memberikan gelar kepada Soekarno sebagai Waliyul Amri ad-Dharuri bi al-Syaukah. Ini membuktikan bahwa Soekarno adalah salah seorang pemikir dan pejuang Islam.

Wasekjen PDI Perjuangan ini juga menekankan bahwa PDI Perjuangan menempatkan Islam di tempat terhormat. Makanya PDI Perjuangan mendirikan Bamusi untuk mewujudkan Islam nusantara yang berkemajuan untuk Indonesia Raya. Umat Islam di Indonesia, secara internal harus meyakini kebenaran Islam sebagaimana tertuang dalam prinsip yang ada dalam al-Quran: inna al-dina indallahi Islam. Namun secara eksternal, umat Islam juga memiliki prinsip lakum dinukum waliya diin, sehingga bersikap toleran dan plural kepada pemeluk agama-agama lain yang juga sama-sama pemilik sah Republik Indonesia.

"Dengan mengucapkan bismillah, atas nama PP Bamusi, saya resmikan majelis Taklim al-Taufiq," kata Basarah.

Acara ini disertai dengan santunan kepada 500 orang anak-anak panti asuhan yang berasal di beberapa wilayah DKI Jakarta.

Bamusi merupakan sayap Islam di tubuh PDI Perjuangan yang didirikan sejak tahun 2007 dan kini di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hamka Haq dan Sekretaris Umum Nasyirul Falah Amru. Sementara Majelis Taklim al-Taufiq terinspirasi dari nama Taufiq Kiemas, yang merupakan pendiri dari Bamusi. Di bulan Ramadhan, Mejalis Taklim al-Taufiq ini akan melaksanakan takjil dan sahur gratis, shalat tarawih, shalat jumat dan santunan anak yatim. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya