Berita

Foto/Net

Politik

Dialog Kecintaan Pada Seni Dan Budaya Digelar Di Yakom Indonesia

RABU, 31 MEI 2017 | 09:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kebudayaan merupakan pengetahuan yang merupakan sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Perwujudan kebudayaan diciptakan manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa prilaku dan benda-benda yang bersifat nyata.

"Kebudayaan dimiliki oleh setiap manusia, kebudayaan membentuk karakter manusia dalam tindakan-tindakan yang dilakukan sehari-hari," kata Kasat Intel Polres Jaktim Sianipar, dalam diskusi di kantor Yayasan Komunikasi Indonesia, di Jalan Salemba, Jakarta Pusat (Selasa, 30/5) yang gedungnya diresmikan oleh Presiden Joo Widodo terpilih saat itu.

Acara ini dilaksanakan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta dan Kesbangpol pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan tema "Dialog Membangun Kecintaan Seni dan Budaya." Selain Sianipar, hadir juga sebagai pembicara Sekretaris I GMKI Jakarta Yulius Carlos Wawo dan Tio Sianipar.


Yulius Carlos Wawo mengatakan bahwa di era globalisasi dan kemajuan teknologi kemajuan sekarang ini memang tidak dapat dipungkiri masuknya juga kebudayaan asing yang menyertai. Masuknya teknologi beserta budaya akan diadopsi dan disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Itulah yang dimaksud dengan alih teknologi.

Kemudahan untuk mendapatkan informasi dan kebiasaan berkompetensi juga merupakan salah satu dampak positif masuknya kebudayaan asing. Misalnya Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan kehidupan manusia. Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.

Adapaun dampak negatifnya adalah, misalnya, dengan masuknya kebudayaan asing, seperti sikap individualis dan mengabaikan nilai budaya yang ada di masyarakat dan yang dapat kita lihat dimasyarakat munculnya sifat konsumerisme akibat banyaknya produk-produk di dalam negeri.

Sementara Tio Sianipar mengatakan bahwa setiap Negara memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Seiring dengan berjalannya waktu, di era globalisasi dan kemajuan teknologi seperti saat ini tidak dipungkiri masuk juga kebudayaan asing sehingga terjadi interaksi antara berbagai kebudayaan. Budaya asli pun berinteraksi dengan budaya asing yang makin berkembang dari negara lain.

"Interaksi tersebut menciptakan bubungan yang  terwujud dalam bentuk akulturasi, asimilasi, sintesis dan penetrasi," jelasnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya