Berita

Hukum

Bukan Diretas, Situs Resmi Polri Sedang Diperbaiki

SENIN, 22 MEI 2017 | 23:47 WIB | LAPORAN:

Situs resmi Polri, www.humas.polri.go.id, mendadak tidak dapat diakses, Senin (22/5) malam. Pihak Polri menegaskan tidak ada aksi peretasan terkait hal tersebut.

"Jadi, bukan diretas. Hanya sedang dilakukan perbaikan dan maintenance rutin," timpal Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul saat dikonfirmasi, Senin (22/5).

Menurut Martinus, situs tersebut diduga kelebihan kapasitas alias overload. Terkait maintenance terhadap situs tersebut dilakukan oleh vendor yang bekerja sama dengan pihak Polri.


"Database overloads. (Vendor) yang maintenance," paparnya.

Untuk diketahui, situs www.humas.polri.go.id, tidak dapat diakses pada pukul 22.00 WIB. Dalam situs tersebut terpampang pemberitahuan mengenai permintaan maaf karena situs sedang mengalami perbaikan rutin.

"Mohon maaf Website https://humas.polri.go.id sedang dalam perbaikan rutin database, mohon bersabar," tulis situs Humas Mabes Polri.

Sebelumnya, beberala situs provider tanah air mendapat pesan misterius dari pihak yang tak bertanggungjawab. Pesan tersebut disampaikan langsung melalui situs resmi yang diretas oleh pelaku.[zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya