Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

ARUN: Pembunuhan Brigdatar M. Adam Harus Dibuka Transparan

MINGGU, 21 MEI 2017 | 01:15 WIB | LAPORAN:

Dewan Pimpinan Pusat Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPP ARUN) mendesak Polri untuk mengusut tuntas pembunuhan taruna Akademi Polisi (Akpol) tingkat dua, Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam.

"Siapapun pelaku pembunuhan terhadap almarhum Adam harus ditindak, baik  secara kode etik Polri maupun hukum pidana," kata Ketua Umum DPP ARUN, Bob Hasan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/5) kepada redaksi di Jakarta.

Menurut Bob, Polri harus mengungkapkan secara transparan kasus pembunuhan tersebut dan jangan ada yang ditutup-tutupi.  


"Geram juga kita mengetahui akan peristiwa telah jatuhnya korban nyawa di tempat pendidikan Akpol," tegas Bob

Bob menjelaskan, Institusi Polri merupakan pilar penegakan hukum dan sudah barang tentu juga merupakan hak bangsa atau dapat dikatakan sebagai milik seluruh insan di negeri ini.

"Bagaimana mungkin akan lahir pemimpin penegak hukum yang memiliki moral sebagaimana yang diharapkan oleh bangsa kalau cara-cara yang seperti ini terus terjadi di Akpol. Kami sebagai elemen bangsa meminta agar jangan terjadi lagi hal yg seperti ini,"  tegas Bob

Bob mengatakan tewasnya M. Adam diduga tidak dilakukan oleh 1-2 orang tetapi lebih dan akibat gaya-gayaan senioritas.

 "Kami meminta agar jangan perkara ini jangan dianggap biasa karena akan merusak citra Kepolisian Republik Indonesia," kata Bob

Menurut Bob, aktor utama kasus tewasnya Adam harus segera ditangkap dan dipecat.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya