Berita

MIryam S Haryani/RMOL

Hukum

Miryam Kaget Dikaitkan Kasus Novel

JUMAT, 19 MEI 2017 | 11:54 WIB | LAPORAN:

Miryam S Haryani nampak kaget ditanya rencana Polda Metro Jaya memeriksa dirinya dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

"Apa? Dipanggil Polda? Saya nggak tahu, tuh," ucap Miryam saat dikonfirmasi wartawan di gedung KPK Merah Putih, Kuningsn, Jakarta (Jumat, 19/5).

Polisi akan memeriksa Miryam karena diduga memiliki dendam terhadap Novel lantaran menetapkannya sebagai tersangka. Miryam ditetapkan tersangka pemberian keterangan palsu saat bersaksi di persidangan kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).


Miryam mengaku dipaksa dan mendapat tekanan saat membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Novel. Sehingga dia mencabut seluruh keterangan dalam BAP yang sudah ditandatangani.

Tapi tak berapa lama kemudian dia ditetapkan tersangka karena diduga telah memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

Dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel, Polda Metro Jaya telah menahan Niko Panji Tirtayasa yang merupakan kerabat  Muchtar Effendi yang dijerat perkara suap sengketa Pilkada di Kabupaten Empat Lawang dan Palembang, Sumatera Selatan di Mahkamah Konstitusi.

Awal April lalu, Niko mengunggah video ke akun media sosialnya. Dalam video berdurasi dua menit tersebut ia mengaku telah memberikan keterangan palsu karena ditekan oleh Novel saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi untul tersangka Muchtar dan mantan ketua MK, Akil Mochtar.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya