Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

HAK ANGKET

KPK: Kita Lihat Bagaimana Fraksi DPR Bersikap

KAMIS, 18 MEI 2017 | 19:46 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal imbauan Ketua DPR RI, Setya Novanto yang meminta anggotanya menindaklanjuti pembentukan panitia khusus (pansus) hak angket.

Jurubicara KPK, Johan Budi menjelaskan, pihaknya masih akan mengikuti perkembangan dari pembentukan pansus tersebut.

"Pembentukan pansus hak angket tentu tergantung pada sikap dan konsistensi dari semua fraksi di DPR. Jadi nanti kita lihat bagaimana fraksi di DPR bersikap," ujar dia dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (18/5).


Menurut Febri, KPK telah mengetahui terdapat beberapa fraksi yang awalnya menolak hak angket KPK. Anehnya, saat sidang paripurna tadi justru mereka kebanyakan yang banting setir.

"Kami dengar ada beberapa fraksi yang menolak (hak angket), tapi kemudian berubah pendapat. Konsistensi kami anggap penting. Publik akan mencatat dan menyimak ini," imbuhnya.

KPK akan terus memantau kelanjutan pengajuan hak angket DPR tersebut. Nah, hingga kini, lanjut Febri, KPK masih mengharapkan sikap konsisten fraksi yang sejak awal tidak mendukung adanya hak angket kepada KPK.

"Kita akan lihat konsistensi dari fraksi-fraksi tersebut. Pada prinsisnya tentu kami apresiasi sikap-sikap yang clear dan konsisten dari anggota DPR atau fraksi yang ada terkait penolakan hak angket," pungkasnya. [sam]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya