Berita

Kementerian Pemuda dan Olahraga/Net

Hukum

KNPI Minta KPK Dan BPK Audit Dana Kepemudaan

RABU, 17 MEI 2017 | 09:45 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

KPK dan BPK diminta melaku­kan audit menyeluruh dan terbuka atas indikasi bocornya dana hibah kepemudaan dan dana hibah revitalisasi fasili­tasi sarana prasarana olahraga di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Hal ini disampaikan Sekjen DPP KNPI Fadhly Alimin. "Ada laporan dari rekan-rekan organisasi kepemudaan, ban­yak dana hibah kepemudaan dan revitalisasi sarana olahraga yang salah sasaran," ujarnya.

Dana bantuan kepemudaan, ingat Fadhly, harus diberikan kepada organisasi kepemudaan nasional yang mempunyai struktural tingkat pusat hingga daerah. Kemudian mempunyai kelengkapan administrasi ses­uai aturan yang berlaku.


"Tapi informasi yang kami dapat di lapangan, banyak anggaran yang diberikan ke­pada ormas, yayasan, lembaga swadaya masyarakat (LSM) tertentu yang dianggap dekat dengan oknum petinggi di ke­menterian ini," ungkapnya.

Belum lagi, lanjut Fadhly, dana revitalisasi sarana dan prasarana olahraga di daerah-daerah yang salah sasaran dan terkesan asal-asalan. Ada juga indikasi pekerjaan fik­tif. "Kalau laporan ini benar, berarti kemenegpora diduga melakukan pelanggaran dan penyalahgunaan kewenangan. KPK dan BPK kami minta audit menyeluruh dana tersebut secepatnya."

Untuk diketahui, dikutip dari lama resmi http://kemenpora.go.id, sejak 2015 Kemenpora telah menggulirkan Program Dana Bantuan Pemerintah Untuk Pembangunan dan/atau Rehabilitasi Lapangan Olahraga Desa atau yang lebih popular dikenal dengan nama program 1 desa 1 lapangan.

Program yang pertama kali digagas oleh Menpora Imam Nahrawi (karena belum per­nah terjadi sebelumnya) ini merupakan penjabaran kebi­jakan pemerintah berdasar­kan 9 agenda prioritas Nawa Cita khususnya butir ketiga "membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan".

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan peran ser­ta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di bidang Keolahragaan, meningkatkan prasarana dan sarana olahraga yang layak dan memenuhi stan­dar dan mengembangkan mi­nat, bakat dan potensi olahraga di daerah khususnya di tingkat desa. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya